RADAR SURABAYA – Como mengawali debut di Liga Champions dengan cara spektakuler. Tim asuhan Cesc Fabregas tersebut menghancurkan RB Leipzig dengan skor 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9) WIB.
Kemenangan telak itu menjadi catatan bersejarah bagi Como karena untuk pertama kalinya klub asal Italia tersebut tampil di kompetisi Eropa.
Performa impresif di bawah arahan Fabregas langsung berbuah kemenangan atas salah satu klub papan atas Jerman.
Martin Baturina, Anastasios Douvikas, dan Assane Diao membawa Como unggul tiga gol sebelum pertandingan memasuki menit ke-60.
Máximo Perrone kemudian melengkapi pesta tuan rumah melalui gol keempat menjelang laga berakhir.
Baturina menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan tersebut. Ia juga mencetak gol pertama Como di Liga Champions pada menit ke-15.
Baca Juga: Manchester United Hancurkan Sabah 4-0, Sesko Bersinar
"Ini adalah malam yang luar biasa bagi tim dan kota ini," ujar Baturina seusai pertandingan.
Fabregas Bawa Como ke Liga Champions
Como lolos ke Liga Champions setelah mengakhiri Serie A musim lalu di posisi keempat.
Mereka bahkan mampu mengungguli Juventus dan AC Milan dalam perebutan tiket terakhir Italia ke kompetisi elite Eropa tersebut.
Pencapaian itu semakin istimewa karena Como merupakan klub berusia 119 tahun yang sebelumnya belum pernah tampil di kompetisi Eropa.
Fabregas menjadi sosok penting di balik kebangkitan Como. Mantan gelandang Arsenal, Chelsea, dan Barcelona itu menerapkan permainan dengan tekanan tinggi yang membuat timnya tampil agresif.
Baturina mengaku mendapatkan kebebasan besar dalam skema permainan Fabregas.
"Dia memberi saya banyak kebebasan. Terkadang dia tidak menyukainya karena saya sedikit keluar dari posisi.
Namun, dia menyukainya karena memberi kami kebebasan dan kami memainkan sepak bola yang bagus," kata Baturina.
Nico Paz dan Douvikas Jadi Ancaman
Como juga mendapat kontribusi penting dari Nico Paz. Gelandang serang berusia 22 tahun tersebut kembali memperkuat Como dengan status pinjaman dari Real Madrid.
Paz terlibat dalam proses terciptanya gol pembuka. Ia mengirim bola kepada Douvikas di sisi kanan sebelum kembali menerima umpan silang yang sempat membentur pemain lawan.
Setelah terjatuh, Paz segera bangkit, melewati dua pemain bertahan, kemudian mengarahkan bola ke sudut kiri bawah gawang.
Baca Juga: APBD Perubahan Surabaya 2026 Disahkan, Anggaran Naik Rp100 Miliar
Performa tersebut memperlihatkan kualitas Como yang tidak hanya mengandalkan pengalaman Fabregas di pinggir lapangan, tetapi juga kreativitas para pemain mudanya.
Como Ingin Melangkah Lebih Jauh
Kemenangan atas Leipzig membuat Como memiliki modal besar untuk melanjutkan petualangan di Liga Champions. Baturina pun meminta rekan-rekannya tidak cepat puas.
"Tentu saja ini perasaan yang luar biasa. Saya sangat bangga kepada diri sendiri dan seluruh tim. Kami harus terus seperti ini karena ini baru permulaan," ujarnya.
Menurut Baturina, persaingan di Liga Champions akan menghadirkan tantangan berbeda pada setiap pertandingan.
"Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di Liga Champions karena setiap saat menghadapi gaya bermain yang berbeda. Jadi, kami harus menjalani pertandingan demi pertandingan dan berusaha melangkah sejauh mungkin."
Como Beri Kursi untuk Suporter Senior
Kemenangan atas Leipzig juga diwarnai aksi penghormatan kepada suporter senior Como.
Presiden klub Mirwan Suwarso bersama sejumlah direktur memutuskan memberikan kursi mereka kepada pendukung yang lahir pada 1950 atau sebelumnya.
Langkah tersebut dilakukan agar para suporter senior dapat menyaksikan langsung laga bersejarah yang telah terjual habis.
"Kami akan merasa terhormat jika dapat memberikan kursi kami kepada mereka," tulis Suwarso melalui Instagram.
Para suporter senior itu akhirnya menjadi saksi langsung ketika Baturina mencetak gol pertama Como dalam sejarah Liga Champions.
Debut Como pun berakhir sempurna: kemenangan 4-1 atas RB Leipzig sekaligus menjadi awal yang menjanjikan bagi perjalanan klub tersebut di pentas Eropa.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : ESPN