RADAR SURABAYA – de Red FC membawa ambisi besar menghadapi Kompetisi Championship 2026/2027.
Selain memburu prestasi, klub yang bermarkas di Surabaya itu menyiapkan misi khusus, yakni melahirkan talenta muda dari Kota Pahlawan dan Jawa Timur.
Ambisi tersebut terlihat dari komposisi skuad de Red FC yang diperkenalkan di Kantor Jawa Pos, Gedung Grahapena Surabaya, Kamis (10/9).
Sebanyak 34 pemain diperkenalkan untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.
Skuad de Red FC akan dipimpin pelatih kepala Aji Santoso. Pelatih yang memiliki rekam jejak panjang di sepak bola nasional itu mendapat dua target dari manajemen: membawa tim meraih prestasi sekaligus mengembangkan pemain muda.
Aji Santoso Punya Dua Target
Aji menegaskan, target prestasi tetap menjadi prioritas de Red FC. Tim akan berusaha tampil maksimal dan bersaing untuk mendapatkan posisi terbaik di Championship 2026/2027.
Baca Juga: Untag Surabaya Gandeng KONI Jatim, Buka Beasiswa, Studi Lanjut, dan Kewirausahaan Atlet
Namun, target tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan pemain muda. Manajemen memberikan tugas kepada Aji untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda agar berkembang dan mendapatkan pengalaman di kompetisi profesional.
“Kami akan berusaha mencapai prestasi semaksimal mungkin. Yang jelas, saya ingin mencapai yang terbaik bersama tim ini,” kata Aji.
Menurut Aji, pengembangan pemain muda tidak boleh dipisahkan dari target prestasi tim.
Karena itu, para pemain muda akan mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding.
“Saya ditargetkan oleh manajemen untuk memunculkan pemain-pemain muda yang ada di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Saat ini, kami memiliki 10 pemain muda dari Surabaya,” jelasnya.
Dengan demikian, terdapat 10 talenta muda asal Surabaya dalam skuad de Red FC.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan pemain lokal menuju level sepak bola profesional.
“Targetnya yang pertama mencapai prestasi yang maksimal, kedua memunculkan pemain-pemain muda yang masih minim pengalaman,” imbuh Aji.
de Red FC Segera Tambah Pemain Brasil
Kekuatan de Red FC juga masih berpotensi bertambah. Manajemen baru mencapai kesepakatan dengan seorang pemain asing asal Brasil yang berposisi sebagai gelandang.
Baca Juga: 1.214 Mahasiswa Surabaya Dapat Bantuan Biaya Kuliah, IP Rendah Bakal Dicabut
Pemain tersebut bukan sosok yang benar-benar baru dengan sepak bola Indonesia karena sebelumnya sudah memiliki pengalaman bermain di kompetisi Tanah Air.
Aji berharap proses administrasi dan berbagai persyaratan dapat segera rampung sehingga pemain asal Brasil tersebut bisa memperkuat de Red FC mulai pertandingan kedua.
“Manajemen baru saja mencapai kesepakatan dengan salah satu pemain asing asal Brasil, yang berposisi sebagai gelandang dan sudah pernah bermain di Indonesia. Semoga pada pertandingan kedua sudah bisa bermain,” ungkapnya.
Aji Santoso Nikmati Tantangan di de Red FC
Menangani tim baru menjadi tantangan tersendiri bagi Aji Santoso. Apalagi, De Red FC tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga memiliki agenda pengembangan pemain muda.
Meski demikian, Aji mengaku menikmati tantangan tersebut. Pengalamannya di sepak bola Surabaya menjadi modal untuk menjalankan proyek De Red FC.
“Bersama tim baru, tentunya tugas ini tidak mudah, tetapi saya suka dengan tantangan,” ujarnya.
Surabaya Dipilih sebagai Home Base
CEO de Red FC Daniel Rohi menjelaskan, keputusan menjadikan Surabaya sebagai home base bukan tanpa alasan.
Kota Pahlawan dinilai memiliki ekosistem sepak bola yang kuat dan banyak talenta muda potensial.
Menurut Daniel, Surabaya juga memiliki sejarah panjang dalam perkembangan sepak bola nasional.
Sejumlah pemain besar Indonesia lahir dan berkembang dari kota tersebut.
Selain potensi pemain, faktor infrastruktur turut menjadi pertimbangan. Berbagai fasilitas olahraga yang tersedia di Surabaya dinilai dapat menunjang kebutuhan tim, baik dalam latihan maupun pengembangan pemain.
Baca Juga: Manchester United vs Sabah: Setan Merah Cetak Rekor Baru di Liga Champions
“Kami memilih Surabaya sebagai home base karena banyak talenta muda berbakat yang ada di sini.
Banyak lahir legenda sepak bola, infrastruktur olahraga di Surabaya juga memadai. Fasilitas bagi para pemain dan pelatih banyak tersedia,” terang Daniel.
de Red FC Bidik Posisi Terbaik
Manajemen de Red FC tidak ingin klub hanya menjadi pelengkap dalam persaingan Championship 2026/2027. Target tinggi dipasang dengan ambisi menjadi yang terbaik.
Namun, Daniel menyadari perjalanan kompetisi akan dipengaruhi berbagai faktor. Karena itu, target tersebut tetap harus disesuaikan dengan perkembangan tim dan situasi sepanjang musim.
“Targetnya tentu kami ingin menjadi yang nomor satu, tetapi kami juga harus mempertimbangkan banyak hal. Pelatih menyanggupinya dan dia ingin klub ini menjadi yang terbaik,” katanya.
Daniel juga memberikan kepercayaan penuh kepada Aji Santoso. Pengalaman Aji sebagai pelatih dan sosok yang memiliki keterikatan kuat dengan sepak bola Surabaya menjadi salah satu alasan manajemen mempercayakan proyek tersebut kepadanya.
“Coach Aji merupakan salah satu pelatih terbaik di negeri ini dan juga merupakan legenda sepak bola Surabaya,” pungkasnya.
Kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 (Liga 2) diikuti 20 klub dan dibagi dua wilayah (Grup Barat/Grup A dan Grup Timur/Grup B) yang masing-masing diisi oleh 10 klub.
de Red FC tergabung di Grup Timur/Grup B bersama Kendal FC, Deltras, Persipura, RANS Nusantara, Persela Lamongan, Barito Putera, Persiba Balikpapan, dan PSBS Biak. (sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan