Sembilan Hari TC di Thailand, Persebaya Surabaya Siap Tempur di Musim 2026/2027

Andy Satria • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 16:11 WIB
Persiapan Persebaya sudah matang untuk menghadapi Super League 2026/2027.(Persebaya)
Persiapan Persebaya sudah matang untuk menghadapi Super League 2026/2027.(Persebaya)

RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya menuntaskan agenda pemusatan latihan atau training camp (TC) di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Selama sembilan hari berada di Negeri Gajah Putih, skuad Green Force menjalani serangkaian program latihan intensif dan pertandingan uji coba.

Sebanyak 25 pemain dibawa dalam agenda pemusatan latihan tersebut.

Persebaya bertolak ke Thailand pada 18 Agustus 2026. Setelah seluruh program TC rampung, tim dijadwalkan kembali ke Surabaya pada 27 Agustus 2026 untuk melanjutkan tahap akhir persiapan menuju kompetisi resmi.

Pemusatan latihan di Thailand menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan Persebaya Surabaya.

Fokus tim tidak hanya meningkatkan kondisi fisik pemain, tetapi juga membangun kekompakan dan memantapkan pemahaman terhadap skema permainan.

Persebaya Fokus Fisik dan Kekompakan Tim

Pada sesi latihan terakhir di Thailand, para pemain tetap menjalani program dengan intensitas terukur.

Baca Juga: Khofifah: Muktamar Ke-35 NU Momentum Perkuat Soliditas dan Persatuan Warga Nahdliyin

Menu latihan meliputi penguatan fisik, permainan dalam kelompok, serta latihan untuk meningkatkan pemahaman pemain terhadap prinsip permainan yang diterapkan tim pelatih.

Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, mengatakan secara metodologi, program latihan di Thailand tidak jauh berbeda dengan yang sebelumnya dijalankan di Surabaya.

“Dari sisi metodologi, program di Thailand tidak jauh berbeda dengan yang kami jalankan di Surabaya.

Kami tetap berlatih dengan prinsip yang sama dan memperhatikan aspek pencegahan cedera,” ujar Diogo.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, perbedaan utama selama TC Persebaya di Thailand terletak pada volume latihan dan frekuensi sesi yang disesuaikan dengan agenda pertandingan pramusim.

“Yang mungkin berubah adalah volume latihan dan jumlah sesi. Di Surabaya, kami beberapa kali menjalani latihan ganda atau double session.

Selama di Thailand, frekuensinya lebih banyak karena kami juga memiliki lebih banyak pertandingan selama pramusim dan pemusatan latihan,” imbuhnya.

Diogo Carvalho Puas dengan Respons Pemain Persebaya

Diogo menilai para pemain mampu menikmati seluruh proses latihan selama berada di Thailand.

 Menurutnya, respons positif pemain menjadi modal penting untuk menjalankan program persiapan dengan intensitas tinggi.

Baca Juga: Kejar Bandar, Pengedar Sabu Asal Bendul Merisi Surabaya Ngaku Untung Rp 100 Ribu

“Para pemain cukup menikmati proses latihan di sini. Mereka memahami apa yang kami lakukan dan terus memberikan respons yang baik terhadap program yang diberikan,” jelasnya.

Peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu target utama yang ingin dicapai Persebaya Surabaya melalui pemusatan latihan di Thailand.

Terlebih, Green Force sebelumnya telah menjalani agenda pramusim yang cukup padat. Persebaya juga tampil di Piala Presiden 2026 dan berhasil keluar sebagai juara.

Diogo menilai kondisi fisik para pemain saat ini menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Salah satu indikatornya terlihat ketika Persebaya mampu menjalani pertandingan final Piala Presiden 2026 hingga 120 menit.

“Soal kondisi fisik ketika kembali dari Thailand, saya memiliki ekspektasi yang sangat tinggi.

Apalagi kami baru saja menjuarai Piala Presiden dan menjalani pertandingan final hingga 120 menit. Itu menunjukkan para pemain memiliki kapasitas fisik yang sangat baik,” tandasnya.

Persebaya Masuki Tahap Akhir Persiapan Musim 2026/2027

Meski pemusatan latihan di Thailand telah berakhir, pekerjaan Persebaya Surabaya belum sepenuhnya rampung.

Setelah kembali ke Surabaya, Green Force akan memasuki tahap akhir persiapan sebelum kompetisi musim 2026/2027 dimulai.

Kondisi fisik yang telah dibangun selama pramusim harus terus dijaga. Di sisi lain, komunikasi dan pemahaman antarpemain juga akan terus dimatangkan agar Persebaya dapat tampil lebih solid pada kompetisi resmi.

Diogo berharap seluruh proses persiapan yang telah dijalani dapat membawa Persebaya mengawali musim dengan hasil positif.

Ia juga meminta para pemain terus memberikan kemampuan terbaik demi membanggakan Bonek.

“Harapan saya, kami bisa mengawali kompetisi dengan langkah yang tepat. Para pemain akan memberikan kemampuan terbaik dan berusaha membuat Bonek bangga,” tutup Diogo.(sam) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Super League 2026/2027 Diogo Carvalho green force persebaya