Gol Menit ke-90! Real Madrid Menang Dramatis atas Espanyol di Debut Kedua Mourinho

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:42 WIB
Carlos Espi membawa Joseon Mourinho raih poin penuh perdana di La Liga 2016/2027.(BBC)
Carlos Espi membawa Joseon Mourinho raih poin penuh perdana di La Liga 2016/2027.(BBC)

RADAR SURABAYA-Real Madrid mengawali era kedua Jose Mourinho dengan kemenangan dramatis di Liga Spanyol 2026/2027.

Los Blancos menundukkan Espanyol 2-1 berkat gol Carlos Espi pada menit ke-90 dalam pertandingan kompetitif pertama Mourinho setelah kembali menangani klub raksasa Spanyol tersebut.

Real Madrid meraih kemenangan penting pada laga pembuka musim setelah mengalahkan Espanyol 2-1.

 Pertandingan tersebut menjadi laga kompetitif pertama Jose Mourinho dalam periode keduanya sebagai pelatih Real Madrid.

Kemenangan Real Madrid ditentukan pada menit ke-90 melalui pemain debutan, Carlos Espi.

Gol tersebut menjadi penentu setelah Espanyol sempat memberikan perlawanan sengit di sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Leeds United Tampil Meyakinkan, Pemain Baru Langsung Berdampak di Liga Primer Inggris 2026/2027

Carlos Espi menggantikan Jude Bellingham pada menit ke-80, dan pergantian ini ternyata membawa hasil bagi Real Madrid. 

Jude Bellingham Buka Keunggulan Real Madrid

Real Madrid langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Tekanan Los Blancos membuahkan hasil pada menit kesembilan.

Jude Bellingham membawa Real Madrid unggul setelah menyundul tendangan bebas Arda Guler yang dikirim dari sisi lapangan. Gol tersebut membuat tim tamu berada dalam posisi menguntungkan.

Namun, keunggulan Real Madrid tidak bertahan lama. Espanyol mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui Cala.

Pemain baru Espanyol tersebut memanfaatkan umpan tarik Javi Hernandez di tiang jauh untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Real Madrid Dua Kali Membentur Tiang

Real Madrid sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk kembali unggul. Dominasi mereka menghasilkan dua peluang yang berujung mengenai tiang atau mistar gawang.

Baca Juga: George Russell Menang Sprint GP Belanda 2026, Kimi Antonelli Makin Kokoh di Puncak Klasemen F1

Sundulan keras Bellingham berhasil ditepis kiper Espanyol, Marko Dmitrovic, sebelum bola mengenai mistar.

Tidak lama kemudian, Federico Valverde juga nyaris mencetak gol melalui tembakan melengkung. Namun, bola hanya membentur bagian bawah tiang gawang.

Kegagalan tersebut membuat Real Madrid harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk mendapatkan gol kemenangan.

Carlos Espi Jadi Pahlawan Real Madrid

Jose Mourinho kemudian melakukan perubahan melalui bangku cadangan. Sejumlah pemain baru diturunkan untuk meningkatkan daya gedor Real Madrid.

Carlos Espi menjadi pemain yang paling menentukan. Penyerang yang didatangkan dari Levante dengan nilai transfer £21 juta itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-90.

Gol tersebut berawal dari aksi Yan Diomande yang menemukan Kylian Mbappe di dalam kotak penalti. Bola kemudian jatuh ke arah Espi.

Dengan tenang, Espi melepaskan penyelesaian akhir untuk membawa Real Madrid unggul 2-1.

Gol tersebut sekaligus memastikan Mourinho mengawali periode keduanya bersama Real Madrid dengan kemenangan.

Mourinho Kembali Membawa Harapan

Mourinho ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid dengan kontrak tiga tahun pada Juli. Dalam laga tersebut, ia juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain baru, termasuk Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, dan Bernardo Silva sebagai starter.

Kembalinya Mourinho menjadi perhatian besar karena pelatih asal Portugal tersebut memiliki sejarah sukses bersama Real Madrid.

Baca Juga: Brentford Hancurkan Tottenham 3-0, Spurs Awali Liga Primer Inggris dengan Mimpi Buruk

Pada periode pertamanya yang dimulai pada 2010, Mourinho menangani Real Madrid selama tiga musim. Ia berhasil mempersembahkan gelar La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Kini, Mourinho memiliki tugas besar untuk mengembalikan Real Madrid ke jalur juara setelah klub tersebut gagal meraih trofi dalam dua musim terakhir.

Tantangan Besar di Musim Baru

Real Madrid sebelumnya berpisah dengan Xabi Alonso pada Januari. Alvaro Arbeloa kemudian dipercaya memimpin tim hingga akhir musim dalam kapasitas sementara.

Dengan Mourinho kembali ke kursi pelatih, ekspektasi terhadap Real Madrid kembali meningkat.

Pelatih berusia 63 tahun tersebut memiliki pengalaman panjang dalam menangani klub-klub besar Eropa.

Sepanjang kariernya, Mourinho telah mengoleksi 26 trofi utama resmi, termasuk tiga gelar Liga Inggris bersama Chelsea serta trofi Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan.

Kemenangan atas Espanyol menjadi awal yang menjanjikan. Namun, konsistensi akan menjadi kunci jika Mourinho ingin membawa Real Madrid kembali bersaing memperebutkan gelar dan mengakhiri periode tanpa trofi.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
carlos espi liga spanyol 2026/2027 real madrid jose mourinho