RADAR SURABAYA – Tottenham Hotspur mengawali musim Liga Primer Inggris 2026/2027 dengan hasil mengecewakan.
Bertandang ke markas Brentford di Gtech Community Stadium, Sabtu (22/8), Spurs dihancurkan tuan rumah dengan skor telak 0-3.
Tiga gol Brentford dicetak Keane Lewis-Potter pada menit ke-12, Vitaly Janelt (33'), dan Michael Kayode (49'). Tottenham bahkan tidak mampu mencetak gol balasan sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Tottenham yang datang dengan optimisme tinggi setelah menggelontorkan sekitar £237 juta (Rp5,72 triliun) pada bursa transfer musim panas.
Brentford Dominan Sejak Menit Awal
Brentford langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Tuan rumah bahkan mampu menciptakan empat peluang dalam delapan menit pertama.
Baca Juga: Kejutan Besar Premier League! Hull City Hancurkan Manchester United 2-0 di Pekan Pertama
Keane Lewis-Potter kemudian membuka keunggulan Brentford pada menit ke-12. Ia berhasil memanfaatkan umpan Mamadou Sangare dan mencetak gol setelah lolos dari pengawalan lini belakang Tottenham.
Brentford terus menekan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-33 melalui Vitaly Janelt.
Gol tersebut tercipta setelah kiper Tottenham, Antonin Kinsky, menggagalkan peluang Mathias Jensen, tetapi bola jatuh ke jalur Janelt yang langsung menyambar bola.
Tottenham kesulitan mengembangkan permainan. Sepanjang babak pertama, Spurs bahkan gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran.
Pergantian De Zerbi Tak Mengubah Keadaan
Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, mencoba mengubah situasi dengan melakukan dua pergantian pemain pada awal babak kedua.
Mateus Fernandes dan Rodrigo Bentancur masuk menggantikan Conor Gallagher serta Lucas Bergvall.
Namun, pergantian tersebut tidak memberikan dampak signifikan.
Baca Juga: KYZN Resmi Buka di Citraland Arena Surabaya, Hadirkan Pusat Wellness dan Olahraga Keluarga
Brentford justru semakin menjauh pada menit ke-49. Michael Kayode mencetak gol ketiga setelah bola hasil tembakan Mamadou Sangare yang ditepis Kinsky jatuh tepat ke arahnya.
Tottenham sebenarnya mendapatkan peluang memperkecil ketertinggalan melalui titik penalti.
Wasit Michael Oliver menunjuk titik putih setelah Bentancur melakukan pelanggaran terhadap Kevin Schade.
Namun, Igor Thiago gagal memanfaatkan kesempatan tersebut. Tendangannya membentur tiang gawang dan bola memantul menjauh.
Statistik Brentford vs Tottenham
Dominasi Brentford terlihat jelas dari statistik pertandingan. Tuan rumah melepaskan 26 tembakan, sedangkan Tottenham hanya menghasilkan sembilan tembakan.
Baca Juga: Sekjen FIFA Mattias Grafstrom Didorong Tantang Gianni Infantino, 15 Federasi Afrika Siap Mendukung
Brentford juga tampil lebih agresif, terorganisasi, dan efektif dalam memanfaatkan ruang yang diberikan pertahanan Tottenham.
Mamadou Sangare menjadi salah satu pemain paling menonjol. Gelandang asal Mali itu mencatatkan dua umpan kunci, satu tembakan tepat sasaran, serta memberikan assist untuk gol pembuka Lewis-Potter.
Sangare kemudian mendapat tepuk tangan meriah ketika digantikan pada menit ke-76.
Tottenham Kembali Dihantui Masalah Lama
Kekalahan dari Brentford menunjukkan bahwa Tottenham masih memiliki persoalan yang belum terselesaikan meski menghabiskan dana besar pada bursa transfer.
Empat pemain anyar, Andy Robertson, Marcos Senesi, Jan Paul van Hecke, dan Sandro Tonali, diturunkan sejak awal.
Namun, kehadiran mereka belum mampu membuat pertahanan Spurs tampil solid.
Kesalahan dalam mengawal Lewis-Potter, kehilangan penguasaan bola sebelum gol kedua,
serta buruknya koordinasi lini belakang ketika Kayode mencetak gol ketiga menjadi masalah serius yang harus segera dibenahi De Zerbi.
Tottenham juga masih berupaya mendatangkan dua pemain Manchester City, Savinho dan Omar Marmoush.
Namun, melihat penampilan di markas Brentford, kebutuhan terbesar Spurs tampaknya berada di sektor pertahanan.
Kapten Tottenham, Micky van de Ven, yang masih cedera, hanya menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan.
Archie Gray kemudian menjadi pemain termuda yang mengenakan ban kapten Tottenham pada usia 20 tahun.
Brentford Beri Peringatan untuk Liga Primer Inggris
Bagi Brentford, kemenangan 3-0 atas Tottenham menjadi awal sempurna untuk musim baru.
Pelatih Keith Andrews sebelumnya mengakui bahwa tekanan meningkat setelah Brentford finis di posisi kesembilan musim lalu dan nyaris mendapatkan tiket kompetisi Eropa.
Namun, performa melawan Tottenham menunjukkan bahwa Brentford siap menghadapi ekspektasi tersebut.
Dengan permainan agresif, organisasi yang solid, serta efektivitas di depan gawang, Brentford mampu membuat Tottenham terlihat tidak berdaya.
Kemenangan ini sekaligus menjadi modal penting Brentford sebelum menghadapi Leeds United pada pertandingan Liga Primer Inggris berikutnya.
Sementara itu, Tottenham harus segera berbenah. Kekalahan telak pada pekan pembuka menjadi alarm keras bagi Spurs yang berambisi memperbaiki posisi setelah dua musim beruntun finis di peringkat ke-17.
Jika masalah pertahanan dan konsistensi permainan tidak segera diperbaiki, ambisi Tottenham untuk bangkit musim ini bisa kembali menghadapi jalan terjal.(rak)
Editor : Rahmat Adhy KurniawanSumber : BBC