RADAR SURABAYA – Arsenal menjadi favorit utama untuk mempertahankan gelar Premier League pada musim 2026/2027.
Prediksi tersebut berdasarkan simulasi superkomputer Opta yang menggunakan ribuan skenario berbasis data.
Superkomputer Opta melakukan 10.000 simulasi untuk memprediksi perjalanan kompetisi Premier League musim 2026/2027.
Hasilnya, Arsenal memiliki peluang paling besar untuk kembali menjadi juara dengan persentase 38 persen.
Prediksi tersebut menjadi modal positif bagi skuad Mikel Arteta yang musim lalu berhasil mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk meraih gelar juara Premier League.
Arsenal juga berpeluang mencatat sejarah. Arteta dapat menjadi manajer keempat yang berhasil membawa timnya mempertahankan gelar Premier League secara beruntun setelah Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho, dan Pep Guardiola.
Baca Juga: Gempa M7,7 Guncang NTT, 3 Pelabuhan Pelindo di Flores Terdampak
Arsenal Masih Jadi Favorit Utama
Menurut simulasi Opta, Arsenal unggul cukup jauh dari para pesaingnya. Manchester City berada di posisi kedua dengan peluang 20,5 persen untuk menjadi juara.
Liverpool menempati posisi ketiga dengan peluang 9,2 persen. Sementara itu, Manchester United memiliki peluang 6,2 persen, disusul Aston Villa 4,8 persen dan Chelsea 4,1 persen.
Tottenham Hotspur melengkapi tujuh besar kandidat juara dengan peluang 2,9 persen.
Prediksi juara Premier League 2026/2027:
1. Arsenal – 38 persen
2. Manchester City – 20,5 persen
3. Liverpool – 9,2 persen
4. Manchester United – 6,2 persen
5. Aston Villa – 4,8 persen
6. Chelsea – 4,1 persen
7. Tottenham Hotspur – 2,9 persen
Manchester City Tetap Jadi Ancaman Arsenal
Manchester City menjadi penantang terkuat Arsenal meskipun klub tersebut memasuki era baru setelah kepergian Pep Guardiola.
Tim yang kini ditangani Enzo Maresca tersebut mendapatkan peluang 20,5 persen untuk merebut trofi Premier League.
Baca Juga: Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Polisi Selidiki Data Manifes dan SPB
City juga melakukan perubahan besar di bursa transfer. Elliot Anderson menjadi salah satu rekrutan utama dengan nilai transfer mencapai £116 juta.
Namun, City masih berpotensi kehilangan pemain penting. Rodri disebut berpeluang meninggalkan klub setelah sebelumnya Bernardo Silva juga dikaitkan dengan pintu keluar.
Liverpool dan Manchester United Masih di Bawah Arsenal
Liverpool berada di peringkat ketiga dalam prediksi Opta dengan peluang 9,2 persen untuk menjadi juara.
Angka tersebut cukup jauh dibandingkan Arsenal dan Manchester City. Liverpool juga memasuki musim baru dengan pelatih Andoni Iraola.
Iraola sebelumnya mengakui Liverpool belum mampu mempertahankan level permainan yang diharapkan pada masa pramusim.
Sementara itu, Manchester United yang kini ditangani Michael Carrick memiliki peluang 6,2 persen untuk menjadi juara.
Chelsea dan Tottenham Mengandalkan Pelatih Baru
Chelsea menjadi kandidat keenam dengan peluang 4,1 persen. Xabi Alonso dipercaya menangani The Blues setelah klub tersebut gagal tampil di kompetisi Eropa pada musim sebelumnya.
Kondisi tersebut justru dapat menjadi keuntungan karena Chelsea memiliki jadwal pertandingan yang lebih longgar dibandingkan sejumlah pesaingnya.
Tottenham Hotspur berada di posisi ketujuh dengan peluang 2,9 persen. Roberto De Zerbi diharapkan mampu membawa perubahan setelah Spurs dua musim berturut-turut finis di posisi ke-17.
Baca Juga: Segel Salon Kecantikan, Polda Jatim Sebut Tersangka Arisan Online Fiktif Sering Flexing
Tottenham juga menjadi salah satu klub paling agresif di bursa transfer musim panas. Sandro Tonali dan Mateus Fernandes menjadi dua rekrutan besar dengan nilai transfer masing-masing £100 juta dan £85 juta.
Hull City Jadi Kandidat Terkuat Terdegradasi
Tidak hanya memprediksi juara, superkomputer Opta juga memproyeksikan klub yang berpotensi terdegradasi dari Premier League.
Hull City menjadi klub dengan risiko degradasi paling tinggi, yakni 38,7 persen. Hull promosi ke kasta tertinggi setelah memenangkan babak play-off.
Ipswich Town memiliki risiko degradasi 31,2 persen, sedangkan Coventry City 27,9 persen.
Prediksi risiko degradasi Premier League 2026/2027:
1. Hull City – 38,7 persen
2. Ipswich Town – 31,2 persen
3. Coventry City – 27,9 persen
4. Sunderland – 25,9 persen
5. Fulham – 23,4 persen
6. Leeds United – 22,5 persen
7. Crystal Palace – 20 persen
Sunderland Bisa Menjadi Tim Kejutan
Sunderland menjadi salah satu klub yang menarik perhatian dalam prediksi tersebut.
Superkomputer menempatkan The Black Cats sebagai klub keempat dengan risiko degradasi terbesar, yakni 25,9 persen.
Namun, Sunderland memiliki pengalaman membalikkan prediksi. Musim lalu mereka sempat diprediksi sebagai kandidat terkuat untuk finis di posisi terbawah.
Pada kenyataannya, Sunderland justru menjalani musim impresif hingga berhasil mendapatkan tiket tampil di kompetisi Eropa.
Tantangan Sunderland musim ini adalah jadwal tambahan akibat keikutsertaan di Liga Europa.
Aktivitas transfer mereka yang relatif terbatas juga dinilai dapat memengaruhi performa.
Dari sisi statistik, Sunderland musim lalu memiliki expected goals dari permainan terbuka terendah ketiga di Premier League.
Mereka juga menghadapi jumlah tembakan terbanyak ketiga dan tembakan tepat sasaran terbanyak keempat.
Fulham berada di urutan berikutnya dengan risiko degradasi 23,4 persen setelah Marco Silva meninggalkan klub dan digantikan Alvaro Arbeloa.
Leeds United memiliki risiko 22,5 persen, sedangkan Crystal Palace 20 persen. Nottingham Forest dan Brentford masing-masing berada di angka 18,1 persen dan 16,3 persen.
Everton memiliki risiko 13,6 persen, sementara Bournemouth berada di angka 13,1 persen.
Dengan musim baru Premier League 2026/2027 yang segera dimulai, prediksi Opta menempatkan Arsenal sebagai kandidat terkuat.
Namun, persaingan dengan Manchester City, Liverpool, Manchester United, hingga Chelsea tetap berpotensi membuat perebutan gelar berlangsung ketat.(rak)
Editor : Rahmat Adhy KurniawanSumber : Dailymail.co.uk