Xavi Hernandez Resmi Jadi Pelatih De Oranje Belanda, Kontrak hingga Piala Dunia 2030

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 04:31 WIB
Xavi Hernandez resmi tangani De Oranje Belanda. (AP Photo)
Xavi Hernandez resmi tangani De Oranje Belanda. (AP Photo)

RADAR SURABAYA – Timnas Belanda resmi menunjuk Xavi Hernández sebagai pelatih kepala baru.

Mantan pelatih Barcelona tersebut dikontrak hingga Piala Dunia 2030 untuk menggantikan Ronald Koeman.

Penunjukan Xavi menjadi salah satu keputusan besar Belanda setelah Koeman mengundurkan diri menyusul kegagalan De Oranje pada Piala Dunia 2026.

 Belanda tersingkir pada babak 32 besar setelah kalah dari Maroko.

Xavi, yang kini berusia 46 tahun, kembali ke dunia kepelatihan setelah terakhir menangani Barcelona pada 2024.

Baca Juga: Bursa Transfer: Liverpool Bidik 4 Bintang Senilai Rp6,62 Triliun Jika Investasi Jeff Bezos Terealisasi

 Ia akan mendapat tugas membangun kembali Timnas Belanda sekaligus mempersiapkan tim menghadapi Piala Dunia 2030.

Xavi Hernandez Punya Ikatan dengan Sepak Bola Belanda

Xavi bukan sosok asing dengan filosofi sepak bola Belanda. Ia merupakan lulusan akademi Barcelona yang banyak dipengaruhi pemikiran Johan Cruyff dan Rinus Michels.

Filosofi tersebut menjadi salah satu alasan Xavi merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda.

“Bagi saya, menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda merupakan kehormatan yang luar biasa,” kata Xavi dalam pernyataan yang dirilis Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

“Saya mendapatkan pendidikan di akademi FC Barcelona dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels.

Karena itu, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dikatakan, saya adalah sedikit bagian dari sepak bola Belanda,” ujarnya.

Baca Juga: Anargya ITS Raih 3 Prestasi di Formula SAE Japan 2026

Xavi juga menegaskan bahwa dirinya memiliki kesamaan pandangan dengan karakter permainan yang selama ini menjadi identitas Belanda.

“Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang sangat menarik bagi saya, yakni sepak bola menyerang berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas, gairah, dan keyakinan,” tutur Xavi.

Rekam Jejak Xavi sebagai Pemain dan Pelatih

Sebelum menjadi pelatih, Xavi dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik generasinya.

Bersama Spanyol, ia menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Piala Eropa 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010.

Di level klub, Xavi menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Barcelona. Ia mencatatkan 767 penampilan untuk klub Catalan tersebut.

Setelah pensiun sebagai pemain, Xavi memulai karier kepelatihan bersama klub Qatar, Al Sadd. Ia kemudian kembali ke Barcelona pada November 2021 sebagai pelatih.

Pada 2023, Xavi sukses membawa Barcelona meraih gelar La Liga. Namun, ia meninggalkan klub tersebut pada 2024 dan sejak saat itu belum kembali menangani tim.

Kini, Xavi mendapatkan tantangan baru bersama Timnas Belanda.

Target Xavi Bersama Timnas Belanda

Xavi menyadari bahwa tugas utamanya bukan sekadar membawa Belanda meraih kemenangan. Ia ingin membangun tim dengan identitas permainan yang kuat.

Menurutnya, kemenangan tetap menjadi tujuan utama, tetapi cara meraihnya juga harus mencerminkan karakter sepak bola menyerang dan atraktif.

“Tujuan paling penting tentu saja selalu menang. Namun, saya lebih memilih melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik tersebut dan dapat dinikmati masyarakat,” kata Xavi.

Baca Juga: KONI Jatim Perkuat Kerja Sama Olahraga dengan Australia Barat

Penunjukan Xavi diharapkan menjadi awal baru bagi Belanda setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.

Dengan kontrak hingga 2030, ia memiliki waktu cukup panjang untuk membangun skuad sekaligus mempersiapkan generasi baru De Oranje.

Arne Slot Sempat Didekati Belanda

Sebelum menunjuk Xavi, KNVB sempat melakukan pendekatan kepada Arne Slot. Namun, mantan pelatih Liverpool tersebut memilih tidak melanjutkan pembicaraan.

Slot menyatakan dirinya masih ingin berkonsentrasi menangani klub karena ingin berada di lapangan latihan bersama pemain setiap hari.

“Saat ini dalam karier saya, saya lebih memilih berada di lapangan latihan bersama para pemain setiap hari. Hal itu tidak mungkin dilakukan dengan cara yang sama ketika menangani tim nasional,” kata Slot.

Dengan keputusan tersebut, Belanda akhirnya memilih Xavi sebagai figur yang diharapkan mampu membawa De Oranje kembali bersaing di level tertinggi sepak bola dunia hingga Piala Dunia 2030.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
timnas belanda pelatih piala dunia 2030 Belanda Xavi Hernandez