Enzo Maresca Ungkap “Masalah Besar” Jika Erling Haaland Jadi Kapten Manchester City

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27 WIB
Erling Haaland bukan pilihan utama jadi katun tim Manchester City. (Sportmole)
Erling Haaland bukan pilihan utama jadi katun tim Manchester City. (Sportmole)

RADAR SURABAYA — Pelatih baru Manchester City, Enzo Maresca, memberikan sinyal kuat bahwa Erling Haaland kemungkinan tidak akan menjadi kapten utama The Citizens pada musim 2026/2027.

Maresca kini tengah menyusun struktur kepemimpinan baru Manchester City setelah Bernardo Silva meninggalkan klub pada musim panas ini. 

Pelatih asal Italia tersebut ditunjuk untuk menggantikan Pep Guardiola dan mulai melakukan sejumlah perubahan menjelang bergulirnya musim baru.

Saat ini, Ruben Dias, Erling Haaland, dan Rodri masuk dalam kelompok kepemimpinan Manchester City.

 Namun, posisi Rodri masih belum sepenuhnya aman karena gelandang asal Spanyol tersebut dikaitkan dengan Barcelona.

Erling Haaland Bukan Pilihan Utama Maresca

Maresca mengungkapkan alasan unik mengapa Haaland bukan pilihan ideal untuk mengenakan ban kapten Manchester City.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut memiliki aturan khusus terkait kapten tim.

Setiap kali Manchester City mencetak gol, sang kapten diwajibkan mendatangi tepi lapangan untuk menerima instruksi dari bangku cadangan.

Aturan tersebut akan menjadi persoalan tersendiri jika Haaland ditunjuk sebagai kapten.

Pasalnya, penyerang asal Norwegia itu dikenal sebagai mesin gol Manchester City. Dengan produktivitasnya yang tinggi, Haaland tentu akan lebih sering berada di area pertahanan lawan untuk merayakan gol bersama rekan-rekannya.

“Kalau Erling menjadi kapten, kami punya masalah. Bisa Anda bayangkan? Jika Anda melihat pertandingan melawan K-League XI pada Rabu lalu, ketika kami mencetak gol pertama, Ruben datang ke bangku cadangan,” ujar Maresca, dikutip dari BBC Sport.

Pernyataan tersebut disampaikan Maresca dengan nada bercanda. Namun, di sisi lain, ucapan itu menjadi indikasi bahwa Haaland bukan kandidat terdepan untuk menggantikan Bernardo Silva sebagai kapten Manchester City.

Haaland Tetap Jadi Pemimpin Penting Manchester City

Meski tidak menjadi kandidat utama kapten, Maresca tetap menempatkan Haaland sebagai salah satu sosok penting dalam struktur kepemimpinan Manchester City.

Maresca bahkan mengungkapkan bahwa Haaland menjadi salah satu pemain pertama yang menghubunginya setelah kedatangannya di Etihad Stadium.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pemain berusia 26 tahun itu memiliki pengaruh besar di ruang ganti Manchester City.

Haaland diperkirakan tetap menjadi bagian dari kelompok senior yang membantu Maresca menjalankan proyek barunya di Manchester City.

Dengan statusnya sebagai salah satu penyerang paling produktif di dunia, Haaland juga diproyeksikan tetap menjadi tumpuan utama lini depan The Citizens pada musim 2026/2027.

Ruben Dias Jadi Kandidat Terkuat Kapten Manchester City

Jika Haaland kemungkinan besar tidak mendapatkan ban kapten, Ruben Dias justru menjadi kandidat paling kuat untuk mengemban tanggung jawab tersebut.

Ruben Diaz kandidat terkuat kapten Manchester City. (Sportmole)
Ruben Diaz kandidat terkuat kapten Manchester City. (Sportmole)

Bek asal Portugal itu telah menjadi salah satu pemimpin penting Manchester City dalam beberapa musim terakhir.

 Dias juga memiliki posisi yang memungkinkan dirinya berkomunikasi langsung dengan Maresca dari lapangan.

Peran tersebut sesuai dengan aturan yang diterapkan Maresca terkait kapten tim.

Sementara itu, posisi Rodri masih menjadi tanda tanya. Maresca mengakui bahwa gelandang asal Spanyol tersebut merupakan salah satu pemain yang memiliki pengaruh besar di dalam tim.

Namun, masa depan Rodri di Manchester City belum sepenuhnya jelas setelah Barcelona dilaporkan sempat mengajukan tawaran untuk memboyongnya.

“Untuk saat ini, kami memiliki tiga atau empat pemain dalam kelompok kepemimpinan dan kami masih kekurangan satu orang. Untuk kasus Rodri, kita lihat apa yang terjadi,” kata Maresca.

Pernyataan tersebut membuka kemungkinan adanya perubahan kembali dalam struktur kepemimpinan Manchester City jika Rodri akhirnya meninggalkan Etihad Stadium.

Manchester City Siapkan Era Baru Bersama Maresca

Pergantian kapten menjadi salah satu bagian dari perubahan Manchester City setelah era panjang Guardiola berakhir.

Maresca kini dituntut membangun kembali tim dengan karakter dan struktur kepemimpinannya sendiri.

 Penunjukan kapten menjadi salah satu keputusan penting karena sosok tersebut akan menjadi penghubung antara pelatih dan para pemain di lapangan.

Ruben Dias saat ini menjadi nama yang paling masuk akal untuk mengambil alih ban kapten.

Haaland tetap memiliki peran penting sebagai pemimpin di lini depan, sementara Rodri masih menunggu kepastian mengenai masa depannya.

Manchester City selanjutnya akan menghadapi Arsenal pada laga Community Shield, Minggu.

Pertandingan tersebut menjadi salah satu ujian awal bagi Maresca sekaligus menandai dimulainya era baru Manchester City setelah Guardiola.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Sportmole
ruben dias manchester city Kapten Tim Enzo Maresca Erling Haaland