UEFA Super Cup 2026: PSG vs Aston Villa Jadi Babak Baru Pertarungan UEFA vs FIFA

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:36 WIB
Wasit Omar Artan asal Somalia akan memimpin laga Piala Super Eropa 2026 antara PSG vs Aston Villa. (AP Photo/Mosa
Wasit Omar Artan asal Somalia akan memimpin laga Piala Super Eropa 2026 antara PSG vs Aston Villa. (AP Photo/Mosa'ab Elshamy)

RADAR SURABAYA — Duel Paris Saint-Germain (PSG) vs Aston Villa pada UEFA Super Cup 2026 bukan sekadar perebutan trofi pembuka musim sepak bola Eropa.

 Pertandingan di Salzburg,Eropa atau Kamis (13/8) sini hari WIB, juga menjadi sorotan karena penunjukan wasit asal Somalia, Omar Artan.

Artan dipercaya UEFA untuk memimpin pertandingan antara juara Liga Champions PSG dan juara Liga Europa Aston Villa.

Penunjukan tersebut menarik perhatian karena Artan sebelumnya dilarang memimpin pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat akibat persoalan pemeriksaan latar belakang.

Pejabat Amerika Serikat sebelumnya mengeklaim Artan memiliki hubungan dengan organisasi teroris.

Namun, tuduhan tersebut tidak disertai bukti yang dipublikasikan.

UEFA kemudian memberikan kepercayaan besar kepada Artan dengan menunjuknya sebagai pengadil utama UEFA Super Cup 2026.

Baca Juga: Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, Ini yang Dilakukan Polda Jatim

Ia sekaligus menjadi wasit non-Eropa pertama yang memimpin pertandingan tersebut.

Keputusan UEFA ini mendapat sambutan luas dari komunitas sepak bola. Penunjukan Artan juga dianggap memiliki dimensi politik di tengah hubungan yang semakin renggang antara UEFA dan FIFA.

PSG Berambisi Pertahankan Gelar UEFA Super Cup

PSG datang ke UEFA Super Cup 2026 dengan status juara Liga Champions. Klub asal Paris tersebut berambisi mempertahankan trofi yang diraih pada tahun sebelumnya.

Pada UEFA Super Cup 2025, PSG mengalahkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti.

Jika kembali menjadi juara tahun ini, PSG akan menjadi klub kedua di era modern yang mampu mempertahankan gelar UEFA Super Cup.

Sebelumnya, Real Madrid menjadi klub terakhir yang berhasil melakukan hal tersebut setelah menjuarai edisi 2016 dan 2017.

Namun, PSG menghadapi Aston Villa yang sedang berada dalam momentum positif setelah menjuarai Liga Europa.

Baca Juga: Wagub Emil: SPPG di Jatim Tak Serap Telur Peternak Sesuai Instruksi Harus Ada Konsekuensi

Bintang PSG Mulai Kembali dari Piala Dunia

PSG juga harus mengelola kondisi para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia 2026.

Ousmane Dembele menjadi salah satu pemain yang paling mendapat perhatian. Pemenang Ballon d'Or tersebut tampil impresif bersama Prancis dengan mencetak enam gol dan dua assist selama turnamen.

Dembélé kembali menjalani latihan pada Senin bersama dua pemain Prancis lainnya, Desire Doue dan Bradley Barcola.

Gelandang Spanyol Fabian Ruiz juga telah kembali bergabung dengan tim. Ruiz menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Spanyol menuju final Piala Dunia.

Sementara itu, Khvicha Kvaratskhelia memiliki waktu persiapan yang lebih panjang. Georgia tidak lolos ke Piala Dunia sehingga winger PSG tersebut sudah lebih lama berlatih bersama klub.

Kvaratskhelia diperkirakan menjadi starter di sisi kiri. Sementara itu, pemain baru PSG, Maghnes Akliouche, berpeluang dimainkan di sektor kanan.

Barcola Dikaitkan dengan Liverpool

Kehadiran Akliouche juga menarik perhatian karena dapat berdampak terhadap masa depan Barcola di PSG.

Winger Prancis tersebut dikabarkan menjadi incaran Liverpool. Barcola tampil cukup menonjol di Piala Dunia dengan mencetak tiga gol.

Baca Juga: Perkuat Layanan di Sektor Haji, BSI Gandeng Ratusan PIHK untuk Ibadah Haji Khusus

Jika transfer tersebut terwujud, PSG berpotensi kehilangan salah satu pemain sayap muda mereka.

Di lini pertahanan, pelatih Luis Enrique juga dapat menurunkan Lucas Digne. Bek kiri tersebut baru saja kembali ke PSG setelah meninggalkan Aston Villa.

Lucas Digne Kembali ke PSG

Aston Villa melepas Digne ke PSG dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 10 juta euro atau sekitar Rp190 miliar.

Bek kiri berusia 33 tahun tersebut bukan sosok asing bagi PSG. Digne lahir di kawasan Paris dan bergabung dengan PSG pada 2013 setelah didatangkan dari Lille.

Ia kemudian memperkuat AS Roma dan Barcelona sebelum berkarier di Premier League bersama Everton dan Aston Villa.

Selama memperkuat Aston Villa, Digne mencatat 182 penampilan dan menjadi salah satu pemain yang paling konsisten di bawah asuhan Unai Emery.

Kini, Digne kembali ke klub yang menjadi salah satu bagian penting dalam awal karier profesionalnya.

Aston Villa Kehilangan Sejumlah Pemain Penting

Aston Villa juga mengalami perubahan besar menjelang musim baru.

Morgan Rogers meninggalkan klub untuk bergabung dengan Chelsea. Sementara itu, Youri Tielemans pindah ke Manchester United.

Digne juga menjadi bagian dari daftar pemain yang pergi.

Sebagai gantinya, Villa mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk gelandang Swiss Johan Manzambi dan gelandang Brasil Joao Gomes dari Wolverhampton Wanderers.

Manzambi belum dapat dimainkan karena mengalami cedera lutut.

Villa berhasil menjuarai Liga Europa setelah mengalahkan Freiburg dengan skor 3-0 di final. Kesuksesan tersebut sekaligus mengantarkan tim kembali tampil di Liga Champions untuk kali kedua selama era Unai Emery.

Omar Artan dan Momen Penting UEFA Super Cup

Bagi Artan, pertandingan PSG vs Aston Villa menjadi salah satu momen terpenting dalam kariernya.

Wasit yang memimpin final Liga Champions Afrika 2025 tersebut mengaku melewati masa sulit setelah gagal mendapatkan kesempatan memimpin pertandingan Piala Dunia 2026.

“Banyak orang bersimpati kepada saya. Ketika seseorang telah bekerja selama bertahun-tahun dan seharusnya bisa melakukan sesuatu, tetapi kemudian tidak dapat melakukannya, situasinya sangat sulit,” kata Artan.

Ia mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya dari berbagai penjuru dunia.

Artan juga melakukan persiapan khusus dengan mempelajari PSG dan Aston Villa sebelum menjalani debutnya memimpin pertandingan sepak bola Eropa.

“Standar sepak bola di Eropa sangat luar biasa dan sepak bola yang mereka mainkan juga sangat bagus,” ujarnya.

Baca Juga: KONI Jatim Siapkan Ruang Aman bagi Atlet, Kampanye “Ayah Bunda, Anak Laki-lakimu Butuh Kamu” Disuarakan

UEFA vs FIFA Ikut Membayangi PSG vs Aston Villa

Di luar lapangan, UEFA Super Cup 2026 juga berlangsung di tengah ketegangan hubungan UEFA dan FIFA.

UEFA disebut memimpin upaya untuk menyingkirkan Gianni Infantino dari kursi Presiden FIFA setelah muncul kontroversi terkait rencana investasi dalam Piala Dunia yang akhirnya dibatalkan.

Dalam situasi tersebut, penunjukan Omar Artan menjadi simbol yang menarik.

UEFA memberikan panggung besar kepada wasit yang sebelumnya tersisih dari Piala Dunia 2026.

Kini, Artan justru dipercaya memimpin pertandingan yang mempertemukan dua klub elite Eropa.

Karena itu, PSG vs Aston Villa di UEFA Super Cup 2026 bukan hanya pertarungan dua juara Eropa.

Pertandingan ini juga menjadi panggung penting bagi Omar Artan sekaligus mencerminkan dinamika hubungan antara UEFA dan FIFA.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : AP News
omar artan uefa super cup 2026 FIFA Uefa PSG vs Aston Villa