Bos Amazon Jeff Bezos Jadi Investor Liverpool, Valuasi Klub Tembus Rp108 Triliun

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 20:11 WIB
John W Henry (kiri) dan Jeff Bezos. (Football365)
John W Henry (kiri) dan Jeff Bezos. (Football365)

RADAR SURABAYA – Liverpool dikabarkan segera mendapatkan suntikan investasi besar dari konsorsium yang melibatkan pendiri Amazon, Jeff Bezos, dan salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin.

Pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG), disebut telah mencapai kesepakatan dengan konsorsium yang dipimpin

pengusaha Amit Bhatia untuk menjual sebagian besar saham minoritasnya di klub Premier League tersebut.

Kabar ini diungkap wartawan Sky, Mark Kleinman. Menurutnya, pengumuman resmi terkait kesepakatan tersebut berpotensi dilakukan pada pekan ini.

Jika terealisasi, investasi tersebut akan membuat valuasi Liverpool mencapai sekitar 6 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp108 triliun.

Baca Juga: Soekarno Cup U-17 2026 di Jatim Jadi Ajang Berburu Talenta Muda Potensial

Jeff Bezos Masuk dalam Konsorsium Investor Liverpool

Konsorsium yang terlibat dalam investasi Liverpool dipimpin Amit Bhatia. Sosok tersebut merupakan pengusaha yang sebelumnya pernah menjabat sebagai direktur sekaligus pemilik bersama Queens Park Rangers.

Bhatia juga dikenal sebagai menantu miliarder India, Lakshmi Mittal.

Pada 21 Juli 2026, BBC Sport sebelumnya melaporkan adanya ketertarikan Bhatia untuk membeli saham minoritas Liverpool.

FSG kemudian mengonfirmasi bahwa konsorsium investasi yang dipimpin, dikelola, dan diwakili Bhatia telah menyatakan ketertarikan untuk melakukan investasi strategis di Liverpool.

Dalam perkembangan terbaru, konsorsium tersebut disebut juga melibatkan Jeff Bezos dan Eduardo Saverin.

Kleinman melalui akun X pada 10 Agustus 2026 menyebut konsorsium tersebut sedang menyelesaikan kesepakatan untuk mengakuisisi saham minoritas dalam jumlah besar di Liverpool.

"Pengumuman dari pemilik Liverpool saat ini, FSG, kemungkinan akan dilakukan pekan ini," tulis Kleinman.

FSG Tetap Jadi Pemilik Liverpool

Kesepakatan tersebut bukan berarti FSG sepenuhnya menjual Liverpool.

Baca Juga: Fun Match Midtown Indonesia 2026, Perkuat Sportivitas dan Kebersamaan dengan Badminton

FSG dikabarkan melepas sekitar sepertiga dari kepemilikannya kepada konsorsium investor.

Dengan demikian, FSG tetap menjadi pemegang saham penting di klub yang bermarkas di Anfield tersebut.

Sebelumnya, FSG membeli Liverpool dari Tom Hicks dan George Gillett pada 15 Oktober 2010.

Pergantian kepemilikan tersebut terjadi setelah periode penuh gejolak di Liverpool. Para pendukung klub bahkan sempat melakukan aksi protes terhadap Hicks dan Gillett.

Di bawah FSG, Liverpool kemudian mengalami perkembangan signifikan.

Liverpool Sukses di Era FSG

Sejak FSG mengambil alih Liverpool, klub berhasil memenangkan berbagai trofi bergengsi.

Liverpool meraih dua gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions selama era kepemilikan FSG.

Selain itu, Liverpool juga menjadi juara dunia pada 2019 dan memenangkan dua trofi domestik pada 2022.

FSG turut menyoroti keberhasilan tim putri Liverpool yang meraih dua gelar Women's Super League secara beruntun pada 2013 dan 2014.

Perkembangan Liverpool tidak hanya terjadi di sektor olahraga.

Fasilitas latihan tim putra telah mengalami peningkatan besar. Tim putri juga kembali menggunakan Melwood sebagai markas latihan.

Sementara itu, Stadion Anfield mengalami renovasi dan pengembangan besar, termasuk Main Stand dan Anfield Road Stand.

FSG Akui Pernah Membuat Kesalahan

FSG menyadari perjalanan mereka bersama Liverpool tidak selalu berjalan mulus.

Dalam pernyataan pada Oktober 2025, John W. Henry, Tom Werner, dan Mike Gordon mengakui bahwa klub pernah mengalami kegagalan di sejumlah final serta kehilangan peluang meraih trofi dengan selisih sangat tipis.

Mereka juga mengakui pernah mengambil keputusan yang keliru dalam perjalanan mengelola Liverpool.

Namun, FSG menegaskan bahwa kepentingan jangka panjang klub selalu menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan.

FSG juga menyampaikan rasa bangga terhadap pertumbuhan Liverpool, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Apa Dampak Investasi Jeff Bezos bagi Liverpool?

Masuknya konsorsium yang melibatkan Jeff Bezos berpotensi memberikan tambahan kekuatan finansial dan jaringan bisnis bagi Liverpool.

Namun, investasi tersebut tidak serta-merta berarti Liverpool akan mengubah strategi transfer secara drastis.

Dengan FSG masih memegang kendali sebagai pemilik utama, kebijakan klub kemungkinan tetap berorientasi pada keberlanjutan finansial dan pembangunan jangka panjang.

Bagi Liverpool, investasi tersebut dapat membuka peluang pengembangan bisnis global, teknologi, komersial, serta infrastruktur klub.

Sementara bagi konsorsium investor, kepemilikan minoritas di Liverpool memberikan akses terhadap salah satu merek olahraga paling populer di dunia.

Jika kesepakatan diumumkan secara resmi pekan ini, masuknya konsorsium yang melibatkan Jeff Bezos akan menjadi salah satu perkembangan penting dalam struktur kepemilikan Liverpool sejak FSG mengambil alih klub pada 2010.

Liverpool pun berpotensi memasuki babak baru, dengan FSG tetap berada di kursi pengendali dan investor kelas dunia mulai mengambil posisi sebagai pemegang saham minoritas.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Football365
fenway sports group jeff bezos amazon liverpool FSG