RADAR SURABAYA – Peluang Pep Guardiola menjadi pelatih baru Timnas Italia semakin terbuka. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, mengonfirmasi
bahwa federasi telah membuka komunikasi dengan pelatih asal Spanyol tersebut untuk membahas kemungkinan menangani Gli Azzurri.
Meski demikian, Malago menegaskan proses tersebut masih berada pada tahap awal.
Hingga kini belum ada kesepakatan yang dicapai antara FIGC dan mantan pelatih Manchester City tersebut.
"Bukan berarti pembicaraan dengan Guardiola ini akan membuahkan hasil.
Namun, saya percaya langkah yang tepat dan penting adalah membuka dialog serta menjaganya tetap berjalan," ujar Malagò dalam podcast Cronache di Spogliatoio, seperti dikutip ESPN, Rabu (22/7).
Nama Pep Guardiola mencuat sebagai kandidat utama pelatih Timnas Italia setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri menyusul kegagalan membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Serukan Perlindungan Anak, Sebut Investasi Terbaik Menuju Indonesia Emas 2045
FIGC kini berupaya mencari sosok pelatih berpengalaman yang mampu mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di pentas internasional.
Guardiola saat ini belum melatih klub mana pun setelah mengakhiri masa baktinya bersama Manchester City pada akhir musim 2025/2026.
Statusnya yang belum terikat kontrak membuat peluang Italia merekrutnya semakin terbuka.
Sejumlah media Italia melaporkan Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini bersama penasihat teknis Leonardo Araujo bahkan
telah terbang ke Barcelona pada akhir pekan lalu untuk bertemu Guardiola dan membahas peluang kerja sama.
Meski begitu, Guardiola sebelumnya mengungkapkan keinginannya untuk beristirahat dari dunia sepak bola.
Pelatih berusia 55 tahun itu ingin menikmati waktu lebih banyak bersama keluarga sebelum kembali menerima pekerjaan baru.
Malago juga membantah anggapan bahwa kendala finansial menjadi penghalang utama bagi FIGC untuk merekrut Guardiola.
Menurutnya, federasi siap mempertimbangkan langkah khusus apabila kesempatan mendapatkan pelatih sekelas Guardiola benar-benar terbuka.
Baca Juga: Hotel 88 Embong Malang Surabaya Perkuat Sinergi Melalui Wedding Vendor Gathering
"Dalam jangka pendek hingga menengah, mengatakan bahwa kami harus mengencangkan ikat pinggang mungkin masih kurang menggambarkan situasi.
Namun, beberapa pengecualian bisa saja dibuat, terutama jika menyangkut sosok sebesar Guardiola," kata Malago.
Selain Guardiola, FIGC juga mempertimbangkan sejumlah nama lain. Mantan pelatih Timnas Italia Roberto Mancini dan legenda sepak bola Italia Andrea Pirlo dikabarkan masuk dalam daftar kandidat.
Namun, Malago menegaskan kedua nama tersebut bukan satu-satunya pilihan yang sedang dipelajari federasi.
"Tidak, sama sekali tidak. Namun, jika kami mempertimbangkan profil tertentu, nama-nama tersebut tentu masuk dalam kategori pelatih yang kami cari," tegasnya.
Jika berhasil mencapai kesepakatan, Guardiola akan menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali kekuatan Timnas Italia setelah dua kegagalan beruntun lolos ke putaran final Piala Dunia menjadi sorotan publik sepak bola Negeri Pizza.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : ESPN