RADAR SURABAYA – Bursa transfer musim panas kembali memanas. Kali ini, penyerang Crystal Palace, Ismaila Sarr, menjadi salah satu nama yang paling diburu klub-klub elite Liga Inggris.
Manchester United disebut berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya, sementara Arsenal juga dikabarkan terus memantau situasi sang pemain.
Performa Ismaila Sarr sepanjang musim 2025/2026 menjadi alasan utama meningkatnya minat terhadap dirinya.
Penyerang berusia 28 tahun itu tampil tajam dengan mencetak 21 gol di semua kompetisi bersama Crystal Palace.
Ketajamannya berlanjut di ajang Piala Dunia 2026. Bersama Timnas Senegal, Sarr kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak empat gol, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu penyerang paling produktif asal Afrika.
Manchester United Jadi Kandidat Terkuat
Laporan talkSPORT menyebut Manchester United menjadi favorit untuk merekrut Ismaila Sarr dengan peluang 4/1. Sementara Arsenal berada di posisi kedua dengan peluang 5/1.
Manajer Manchester United diyakini ingin menambah kedalaman skuad di lini depan. Fleksibilitas Sarr menjadi nilai tambah karena mampu bermain sebagai penyerang sayap kanan, kiri, maupun penyerang tengah.
Strategi tersebut sejalan dengan kebijakan transfer Setan Merah yang sebelumnya sukses mendatangkan pemain berpengalaman di Liga Inggris, seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha.
Kehadiran Sarr dinilai dapat memberikan variasi sekaligus meningkatkan daya saing lini serang Manchester United.
Arsenal Masih Membutuhkan Penyerang Baru
Di sisi lain, Arsenal juga dinilai masih membutuhkan tambahan amunisi di sektor depan.
The Gunners sebelumnya memburu Morgan Rogers, namun gagal mendapatkannya setelah sang pemain memilih bergabung dengan Chelsea.
Situasi tersebut membuat Ismaila Sarr menjadi alternatif yang menarik. Selain memiliki pengalaman panjang di Premier League, harga transfernya diperkirakan lebih terjangkau dibandingkan Rogers.
Crystal Palace Tak Tertekan Melepas Sarr
Meski diminati dua raksasa Liga Inggris, Crystal Palace tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual Ismaila Sarr.
Kontrak sang pemain di Stadion Selhurst Park masih berlaku hingga 2029, sehingga klub memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi.
Namun, Crystal Palace memiliki rekam jejak melepas pemain bintangnya ke klub yang lebih besar.
Dalam beberapa musim terakhir, mereka telah menjual Eberechi Eze ke Arsenal, serta melepas Marc Guehi dan Michael Olise.
Dengan usia Sarr yang telah menginjak 28 tahun, musim panas ini bisa menjadi momen ideal bagi Crystal Palace apabila ingin memperoleh nilai transfer maksimal sebelum harga sang pemain berpotensi menurun.
Ismaila Sarr Jadi Rebutan Dua Raksasa
Persaingan Manchester United dan Arsenal diperkirakan akan menjadi salah satu cerita menarik pada bursa transfer musim panas ini.
Jika Crystal Palace membuka pintu negosiasi, Ismaila Sarr berpeluang menjadi salah satu transfer terbesar dari klub London Selatan tersebut.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan