Andoni Iraola Beberkan Visi Besar di Liverpool: Janji Main Agresif, Minta Tambahan Pemain hingga Singgung Harvey Elliott
RADAR SURABAYA – Andoni Iraola resmi memulai era baru sebagai pelatih kepala Liverpool. Dalam konferensi pers perdananya di AXA Training Centre, Selasa (14/7) dini hari WIB.
Pelatih asal Spanyol itu membeberkan filosofi bermain, kebutuhan transfer, hingga target yang ingin dicapai bersama The Reds.
Iraola menegaskan ingin membangun Liverpool yang mampu membuat para suporter bangga.
Mantan pelatih AFC Bournemouth tersebut menilai identitas Liverpool harus tercermin melalui permainan berintensitas tinggi, agresif, dan menyerang secara vertikal.
"Saya ingin menghadirkan tim yang membuat para suporter bangga. Liverpool adalah tentang koneksi dengan para pendukung.
Kami harus menjadi tim yang bekerja keras, intens, agresif, dan bermain vertikal," ujar Iraola dikutip dari liverpoolfc.com
Menurutnya, atmosfer Anfield merupakan salah satu kekuatan terbesar Liverpool. Ia berharap tim asuhannya mampu menghadirkan semangat yang sama di setiap pertandingan.
Baca Juga: Prancis vs Spanyol: Sama-sama Tak Pernah Tertinggal di Piala Dunia 2026, Siapa Melaju ke Final?
Liverpool Masih Membutuhkan Pemain Baru
Selain memperkenalkan filosofi bermainnya, Iraola juga mengakui Liverpool belum selesai bergerak di bursa transfer musim panas.
Meski sudah mendatangkan dua pemain baru, ia menilai skuad masih memerlukan tambahan amunisi agar mampu bersaing di seluruh kompetisi.
"Kami masih membutuhkan pemain baru. Klub sedang bekerja keras untuk mewujudkannya.
Sebagai pelatih, tentu saya ingin semua pemain datang sejak hari pertama pramusim, tetapi saya memahami proses transfer tidak selalu mudah," katanya.
Fokus Bangun Kedalaman Skuad
Iraola mengungkapkan dirinya telah berbicara dengan sejumlah pemain Liverpool, terutama mereka yang baru menyelesaikan tugas di Piala Dunia 2026.
Ia juga memanfaatkan masa pramusim untuk mengenal para pemain akademi dan pemain yang kembali dari masa peminjaman.
Menurutnya, jadwal Liverpool yang sangat padat membuat seluruh anggota skuad memiliki peran penting sepanjang musim.
Harvey Elliott Masih Masuk Rencana
Salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus dari Iraola adalah Harvey Elliott.
Pelatih berusia 44 tahun itu memastikan gelandang muda tersebut masih menjadi bagian dari rencananya musim ini.
Iraola melihat Elliott datang ke pramusim dengan motivasi besar setelah menjalani musim yang sulit.
"Harvey menunjukkan semangat besar untuk membuktikan dirinya. Saya berharap pengalaman musim lalu membuatnya semakin termotivasi menjadi pemain penting Liverpool," ucapnya.
Tantangan Besar Akibat Cedera
Iraola juga menyoroti kondisi skuad yang kehilangan beberapa pemain akibat cedera panjang.
Ia menyebut Hugo Ekitike, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni dipastikan harus menepi dalam beberapa waktu sehingga Liverpool harus mencari solusi sejak awal musim.
Meski demikian, ia optimistis ketiga pemain tersebut akan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Target: Liverpool Selalu Menekan Lawan
Dalam aspek taktik, Iraola menegaskan Liverpool akan berusaha mendominasi pertandingan dengan menguasai bola di area pertahanan lawan.
Menurutnya, semakin lama tim berada di wilayah lawan, semakin besar peluang untuk mencetak gol sekaligus mengurangi ancaman terhadap gawang sendiri.
"Saya ingin Liverpool menghabiskan sebanyak mungkin waktu di area pertahanan lawan, baik saat menguasai bola maupun ketika melakukan tekanan," tegasnya.
Siap Menghadapi Tekanan Besar
Iraola mengaku memahami besarnya tekanan sebagai pelatih Liverpool. Namun, ia berjanji tetap menjadi dirinya sendiri dan tidak ingin mengubah karakter kepelatihannya.
Ia berharap dapat membangun hubungan yang erat dengan para pemain, staf, dan suporter demi mengembalikan Liverpool sebagai penantang utama semua gelar musim ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan