RADAR SURABAYA– Presiden RI Prabowo Subianto meminta Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap iklim kompetisi sepak bola nasional.
Langkah ini dinilai penting untuk mencetak Timnas Indonesia yang lebih tangguh dan berdaya saing di level internasional, termasuk menuju Piala Dunia.
Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai pertemuan dengan Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jumat (19/6).
Menurut Prasetyo, Presiden menekankan bahwa kualitas kompetisi domestik menjadi fondasi utama dalam membangun kekuatan tim nasional.
Baca Juga: Heboh! Presenter TV Argentina Mundur Usai Salah Umumkan Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia
“Kalau dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum PSSI, tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, tangguh, dan penuh semangat untuk mewujudkan mimpi rakyat Indonesia, yakni Timnas lolos ke Piala Dunia,” ujar Prasetyo Hadi dikutip dari Antara.
Pemerintah Soroti Pembenahan Sepak Bola Nasional
Prasetyo menjelaskan, pertemuan tersebut membahas langkah strategis pengembangan sepak bola nasional di tengah berlangsungnya Piala Dunia 2026.
Pemerintah, kata dia, memberi perhatian besar terhadap peningkatan prestasi olahraga, khususnya sepak bola.
Pemerintah sebelumnya berharap Timnas Indonesia dapat tampil pada Piala Dunia 2026. Namun, target tersebut belum berhasil diwujudkan.
“Sebagaimana kita ketahui, Piala Dunia sudah berjalan lebih dari satu minggu. Kita sempat berharap Timnas Indonesia bisa lolos tahun ini, namun belum berhasil,” jelasnya.
Fokus Persiapan Jangka Panjang Timnas Indonesia
Meski demikian, pemerintah menekankan pentingnya persiapan jangka panjang yang lebih matang.
Selain pembenahan kompetisi liga domestik, penguatan skuad dan sistem pembinaan pemain juga menjadi perhatian utama.
Prasetyo menambahkan, Indonesia perlu mempersiapkan diri lebih serius untuk agenda internasional berikutnya, termasuk FIFA Series 2027.
“Persiapan harus lebih matang sejak dini, termasuk penguatan internal tim nasional,” ujarnya.
Dorongan Reformasi Liga Indonesia
Pernyataan Presiden Prabowo menjadi sinyal kuat bagi PSSI untuk mempercepat reformasi kompetisi sepak bola nasional.
Pembenahan liga dinilai krusial agar dapat menghasilkan pemain berkualitas dan meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di kancah dunia.
Dengan reformasi yang konsisten, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan