RADAR SURABAYA – Tim nasional Prancis kembali masuk daftar favorit juara pada Piala Dunia 2026.
Les Bleus datang ke turnamen dengan perpaduan antara pertahanan solid dan lini serang bertabur bintang yang dipimpin Kylian Mbappe.
Di bawah arahan pelatih Didier Deschamps, Prancis berhasil menunjukkan konsistensi sepanjang babak kualifikasi.
Statistik menunjukkan hanya empat negara Eropa yang mencatat jumlah kebobolan lebih sedikit dibandingkan Les Bleus.
Meski dikenal mengutamakan pragmatisme dan organisasi permainan yang disiplin, Prancis kini memiliki sederet pemain ofensif yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
Didier Deschamps Mulai Beri Ruang Permainan Lebih Menyerang
Selama bertahun-tahun, Deschamps kerap mendapat kritik karena gaya bermain Prancis yang dianggap terlalu konservatif.
Baca Juga: Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026 Setelah Menanti 11 Tahun
Namun, menjelang Piala Dunia 2026, sang pelatih mulai menunjukkan sinyal perubahan.
Dalam tur uji coba di Amerika Serikat pada Maret lalu, Prancis tampil lebih agresif dengan mencetak lima gol dalam dua pertandingan melawan Brasil dan Kolombia.
Deschamps menginginkan timnya menjadi lebih sulit ditebak lawan. Meski demikian, ia tetap menempatkan keseimbangan permainan dan kekuatan bertahan sebagai prioritas utama.
Pendekatan tersebut membuat Prancis memiliki dua wajah sekaligus: kokoh saat bertahan dan mematikan ketika melakukan serangan balik.
Kylian Mbappe Tetap Jadi Tumpuan Les Bleus
Nama terbesar dalam skuad Prancis tentu saja adalah Kylian Mbappe.
Kapten tim nasional Prancis itu memasuki turnamen sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Sejak membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia 2018, Mbappe terus berkembang menjadi mesin gol yang sangat produktif.
Baca Juga: Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 9, Peluang Raih Poin Terbuka
Kini beroperasi sebagai penyerang tengah, seluruh skema serangan Prancis dibangun untuk memaksimalkan kemampuan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Mbappe juga berpeluang memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis dalam waktu dekat.
Dembélé dan Olise Tambah Daya Ledak Lini Serang
Selain Mbappé, Prancis memiliki kekuatan besar di sektor sayap melalui kehadiran Ousmane Dembele dan Michael Olise.
Dembele datang dengan status salah satu pemain paling berbahaya di Eropa, sementara Olise terus menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa musim terakhir.
Kombinasi ketiganya membuat lini depan Prancis disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia saat ini.
Bek Prancis, Lucas Hernandez, bahkan menyebut Les Bleus memiliki "serangan terbaik di dunia".
Warren Zaire-Emery Siap Jadi Bintang Baru Prancis
Di antara banyak pemain bintang, perhatian juga tertuju kepada Warren Zaire-Emery.
Gelandang berusia 20 tahun itu sempat mengalami masa sulit akibat cedera dan penurunan performa.
Namun, ia berhasil bangkit dan kembali menjadi bagian penting di level klub maupun tim nasional.
Kemampuannya bermain di beberapa posisi membuat Zaire-Emery menjadi salah satu senjata rahasia Deschamps selama turnamen berlangsung.
Baca Juga: Honda Vario 125 Street Curi Perhatian, 200 Bikers Ramaikan Vario Street Nation di Surabaya
Dayot Upamecano Jadi Pilar Pertahanan
Di lini belakang, Dayot Upamecano memiliki peran tak kalah penting.
Bek tengah yang memasuki usia emas tersebut tampil konsisten sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kehadirannya membantu menjaga stabilitas pertahanan Prancis dan menjadi pasangan ideal bagi William Saliba.
Soliditas lini belakang menjadi salah satu alasan mengapa Prancis tetap dianggap sebagai kandidat kuat juara dunia.
Prancis Masuk Favorit Juara Piala Dunia 2026
Dengan skuad yang berisi perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda berkualitas, Prancis memiliki semua syarat untuk kembali melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Pertanyaan terbesar adalah apakah Deschamps akan mempertahankan pendekatan pragmatis yang telah membawanya meraih banyak kesuksesan, atau justru memberikan kebebasan lebih besar kepada Mbappé dan rekan-rekannya untuk bermain menyerang.
Apa pun pilihannya, Les Bleus tetap menjadi salah satu tim yang paling ditakuti dalam perburuan gelar juara dunia tahun ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan