Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelatih Oman Tarik Sektioui Puji Taktik Indonesia Usai Kalah 0-3 di SUGBK

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 6 Juni 2026 | 00:37 WIB
 Pelatih timnas Oman Tarik Sektioui dalam jumpa pers pasca pertandingan FIFA Match Day melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). Di laga ini, Oman menelan kekalahan dengan skor 0-3 (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)
Pelatih timnas Oman Tarik Sektioui dalam jumpa pers pasca pertandingan FIFA Match Day melawan Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). Di laga ini, Oman menelan kekalahan dengan skor 0-3 (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

RADAR SURABAYA— Pelatih Tim Nasional (Timnas) Oman, Tarik Sektioui, memberikan pujian berkelas bagi permainan Indonesia usai timnya takluk 0-3 pada laga FIFA Matchday. 

Laga persahabatan tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Jumat malam. 

Dikutip dari Antara, menurut Sektioui, organisasi permainan skuad Garuda yang sangat rapi menjadi kunci utama kekalahan telak yang diderita anak asuhnya. 

Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim Indonesia telah berkembang pesat. Peringkat FIFA mereka saat ini tidak mencerminkan kualitas permainan yang sebenarnya,

terutama dengan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir, ujar Sektioui dalam konferensi pers pascapertandingan di SUGBK.

Repotkan Oman Lewat Sisi Sayap dan Bola Mati

Dalam jalannya laga, Sektioui mengakui lini pertahanan Oman sangat kesulitan meredam agresivitas sektor sayap tim Garuda.

Baca Juga: Resmi Pecahkan Rekor! Mathew Baker Jadi Debutan Termuda dalam Sejarah Timnas Indonesia

Kelengahan taktis tersebut harus dibayar mahal dengan lahirnya dua gol tuan rumah pada babak pertama. 

Gol pembuka Indonesia lahir dari sundulan terarah bek Justin Hubner, disusul oleh sepakan mendatar akurat dari Ole Romeny. 

Oman sebenarnya mendapatkan peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-38 lewat titik putih.

Namun, eksekusi penalti Hatem Al-Rushadi berhasil digagalkan lewat aksi gemilang kiper Indonesia, Emil Audero, yang membaca arah bola dengan sempurna.

Evaluasi Babak Kedua dan Prospek Piala Asia 2027

Memasuki paruh kedua, performa Oman perlahan membaik. Kendati demikian, gawang mereka justru kembali bobol pada menit ke-56 melalui aksi Ragnar Oratmangoen yang memanfaatkan celah di lini belakang.

Saya senang dengan apa yang saya lihat di babak kedua. Ini adalah pertandingan resmi pertama kami dengan grup ini.

Baca Juga: Janice Tjen/Talia Gibson Juara Birmingham Classic 2026, Tambah Koleksi Gelar Ganda WTA Jadi Lima

Pelajaran dari laga ini akan sangat berguna untuk mengembangkan tim ke depannya, tambah pelatih yang baru saja melakoni debutnya bersama Oman tersebut.

Secara khusus, Sektioui menggarisbawahi keunggulan fisik dan kecepatan transisi para pemain Indonesia.

Ia menilai aspek fisik ini akan menjadi modal berharga bagi Indonesia saat berlaga di putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi mendatang.

Secara fisik mereka sangat bagus, itu membuat mereka mampu mengontrol permainan pada babak pertama.

Mereka sangat cepat. Di sisi lain, kesalahan taktis yang kami lakukan juga sangat membantu permainan Indonesia, pungkasnya.

Pecahkan Rekor 38 Tahun Pertemuan Indonesia vs Oman

Kemenangan telak 3-0 ini menorehkan sejarah baru bagi sepak bola tanah air. Hasil manis di SUGBK tersebut resmi mengakhiri rekor buruk Indonesia yang tidak pernah

menang atas Oman selama 38 tahun terakhir, terhitung sejak kemenangan perdana skuad Garuda pada tahun 1988 silam.

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#indonesia vs oman #Tarik Sektioui #oman #FIFA Matchday