Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City, Pesan Perpisahannya Bikin Fans Terharu

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 23 Mei 2026 | 05:51 WIB
Pep Guardiola bersama putrinya, Maria Guardiola menyapa fans di Etihad Stadium. (Dailymail)
Pep Guardiola bersama putrinya, Maria Guardiola menyapa fans di Etihad Stadium. (Dailymail)

Guardiola Pamit dari Manchester City dengan Penuh Emosi

RADAR SURABAYA - Pep Guardiola resmi mengucapkan salam perpisahan kepada Manchester City setelah 10 tahun membangun era kejayaan di Stadion Etihad. 

Dalam konferensi pers terakhirnya sebelum laga kontra Aston Villa, Guardiola tampil emosional sekaligus santai saat mengenang perjalanan panjangnya bersama The Citizens.

Pelatih asal Catalonia itu mengaku sudah merasakan tanda-tanda kelelahan setelah menjalani tekanan dan tuntutan sepak bola level tertinggi sejak 2016.

Guardiola menyebut keputusan meninggalkan Manchester City merupakan waktu yang tepat untuk beristirahat.

“Ini waktunya,” ujar Guardiola singkat.

Pep Guardiola: Aura dan Energi Saya Akan Tetap Ada di City

Dalam suasana penuh haru, Guardiola mengatakan dirinya berharap semangat dan energi yang ia tanamkan selama satu dekade akan terus hidup di Manchester City.

Baca Juga: Jejak Tak Terhapuskan: Bagaimana Pep Guardiola Merevolusi Wajah Sepak Bola Inggris

“Saya ingin percaya bahwa aura dan energi saya akan selalu ada di sini,” kata Guardiola.

Selama menangani Manchester City, Guardiola sukses mengubah klub menjadi kekuatan dominan sepak bola Inggris dan Eropa.

Bersama City, ia mempersembahkan banyak trofi Premier League, Piala FA, hingga Liga Champions.

Tak heran, kepergian Guardiola menjadi momen emosional bagi suporter maupun internal klub.

Manchester City Abadikan Nama Guardiola di Etihad Stadium

Sebagai bentuk penghormatan, Manchester City mengumumkan tribun North Stand Etihad Stadium akan menggunakan nama Pep Guardiola.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Chairman City, Khaldoon Al Mubarak, beberapa jam setelah pengumuman resmi kepergian sang pelatih.

Selain itu, Manchester City juga berencana membangun patung Guardiola di sekitar stadion.

Guardiola bahkan sempat bercanda bahwa patung tersebut nantinya hanya akan dipenuhi kotoran burung.

Guardiola Sudah Menjadi Bagian dari Kota Manchester

Dalam surat perpisahannya kepada fans, Guardiola turut menyebut grup musik Oasis sebagai simbol kedekatannya dengan kota Manchester.

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Dindik Jatim Pastikan Nasib Guru Honorer Tetap Digaji hingga 2026

 Ia juga mengenang tragedi bom Manchester Arena 2017 yang pernah mengguncang kota tersebut.

Mengutip puisi Tony Walsh, Guardiola mengatakan: “Ini tempat saya.”

Hubungan Guardiola dengan Manchester memang terasa sangat kuat. Kehadirannya bukan hanya mengubah Manchester City,

tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas baru kota Manchester dalam dunia sepak bola modern.

Guardiola Ingin Menikmati Hidup Setelah Tinggalkan City

Setelah meninggalkan Manchester City, Guardiola dikabarkan ingin menikmati waktu bersama keluarga, bermain golf, hingga menjalani hidup lebih tenang jauh dari sorotan media.

Pelatih berusia 55 tahun itu juga memberi sinyal ingin rehat dari dunia sepak bola sebelum menentukan langkah berikutnya dalam karier kepelatihannya.

Di akhir konferensi pers, Guardiola mendapat tepuk tangan panjang dari para jurnalis yang selama bertahun-tahun mengikuti perjalanan kariernya di Manchester City.

“Itu adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya,” ujar Guardiola.

Warisan Pep Guardiola di Manchester City

Selama 10 tahun menangani Manchester City, Pep Guardiola berhasil menciptakan salah satu era terbaik dalam sejarah klub.

Gaya bermain berbasis penguasaan bola, tekanan tinggi, dan sepak bola menyerang menjadi identitas kuat City di bawah kepemimpinannya.

Kepergian Guardiola sekaligus menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah sepak bola Inggris modern.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#khaldoon al mubarak #manchester city #pep guardiola #Etihad Stadium