RADAR SURABAYA – Mohamed Salah melontarkan kritik tajam terhadap Liverpool setelah kekalahan 2-4 dari Aston Villa.
Penyerang asal Mesir itu menilai performa timnya musim ini jauh dari standar dan mendesak The Reds kembali ke identitas permainan menyerang khas era Jürgen Klopp.
Kekalahan tersebut membuat peluang Liverpool untuk lolos ke Liga Champions musim depan semakin terancam.
Saat ini, tim asuhan Arne Slot masih tertahan di papan atas, tetapi posisinya belum aman.
Salah: Liverpool Sudah Kehilangan Identitas
Melalui unggahan di media sosial, Salah mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim. Ia menilai Liverpool telah kehilangan jati diri sebagai tim yang agresif dan menakutkan.
Baca Juga: Roma di Ambang Liga Champions! Tundukkan Lazio, Juventus Tersungkur di Pekan Krusial
“Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim ‘heavy metal’ yang ditakuti lawan dan kembali memenangkan trofi,” tulis Salah.
Menurutnya, identitas permainan tersebut tidak boleh ditawar. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang membela Liverpool harus mampu beradaptasi dengan filosofi tersebut.
Sindiran untuk Arne Slot dan Manajemen
Pernyataan Salah juga dinilai sebagai sindiran halus kepada pelatih Arne Slot serta jajaran manajemen klub, termasuk direktur olahraga Richard Hughes dan CEO sepak bola Michael Edwards.
Salah menegaskan bahwa memenangkan beberapa pertandingan saja tidak cukup bagi klub sebesar Liverpool.
“Lolos ke Liga Champions adalah standar minimum. Saya akan melakukan segalanya untuk membantu tim mencapainya,” tegasnya.
Perpisahan Salah Kian Dekat
Laga melawan Brentford akhir pekan nanti diprediksi menjadi momen perpisahan Salah di Anfield.
Pemain berusia 33 tahun itu telah mencetak 257 gol untuk Liverpool, termasuk 191 gol di Premier League.
Keputusan hengkangnya diumumkan pada Maret lalu, meski sebelumnya ia sempat menandatangani perpanjangan kontrak.
Baca Juga: Terungkap! Kondisi Johann Zarco Usai Crash Horor di MotoGP Catalunya 2026
Dukungan dari Rekan Setim
Unggahan Salah mendapat respons luas dari rekan setimnya. Curtis Jones memberikan dukungan melalui media sosial, disusul pemain lain seperti Dominik Szoboszlai, Andy Robertson, hingga Harvey Elliott.
Jones bahkan mengakui bahwa musim ini jauh dari ekspektasi klub.
Respons Arne Slot
Menanggapi situasi tersebut, Arne Slot meminta suporter tetap percaya. Ia menilai perubahan masih bisa terjadi, terutama melalui bursa transfer dan awal musim baru.
“Saya memahami kekecewaan fans, tetapi mereka mungkin meremehkan dampak dari awal yang baru,” ujar Slot.
Pertandingan melawan Brentford akan menjadi penentu nasib Liverpool di Liga Champions. Kegagalan lolos berpotensi menjadi akhir pahit bagi era Salah di Anfield.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan