RADAR SURABAYA– Pembalap Lando Norris berhasil merebut pole position sprint race pada GP Miami 2026, Jumat (1/5) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.
Hasil ini mempertegas performa impresif tim McLaren setelah jeda panjang kompetisi Formula One.
Pada sesi kualifikasi sprint yang berlangsung di Miami International Autodrome, Norris mencatatkan waktu tercepat dan unggul tipis atas rookie Andrea Kimi Antonelli dari tim Mercedes.
McLaren Tunjukkan Peningkatan Signifikan
Keberhasilan Norris tidak lepas dari peningkatan performa mobil McLaren yang dikembangkan selama jeda kompetisi.
Sejumlah tim memanfaatkan waktu lima pekan tanpa balapan untuk melakukan pembaruan teknis, menyusul penerapan regulasi baru musim 2026.
Baca Juga: Leeds United Menang 3-1 atas Burnley, Calvert-Lewin Antar The Whites Dekati Zona Aman
Jeda ini terjadi setelah seri Jepang pada 29 Maret lalu, sementara dua balapan di Timur Tengah dibatalkan akibat konflik geopolitik.
Kondisi tersebut memberi kesempatan bagi tim untuk mengevaluasi dan menyempurnakan paket mobil mereka.
Regulasi Baru Picu Persaingan Ketat
Musim 2026 menjadi era baru bagi Formula One dengan sejumlah perubahan aturan teknis.
Banyak tim masih dalam tahap adaptasi, sehingga hasil di setiap seri masih sulit diprediksi.
GP Miami menjadi panggung awal untuk menguji efektivitas upgrade yang telah dilakukan.
McLaren tampak berada di jalur positif, sementara Mercedes juga menunjukkan potensi melalui performa Antonelli.
Ancaman Badai Petir di Hari Balapan
Selain faktor teknis, kondisi cuaca menjadi perhatian serius. Prakiraan menunjukkan potensi badai petir pada hari Minggu yang dapat memengaruhi jalannya balapan utama.
Baca Juga: Bursa Transfer: Liverpool Bidik Francisco Trincao, Siap Tebus Rp1,05 Triliun untuk Eks Wolves
Jika cuaca memburuk, pihak penyelenggara berpeluang melakukan penyesuaian jadwal demi keselamatan pembalap dan kru.
Hal ini menambah dinamika dalam seri yang sudah dipenuhi ketidakpastian akibat regulasi baru.
Pole position yang diraih Lando Norris menjadi sinyal kuat kebangkitan McLaren di musim 2026.
Namun, ancaman cuaca ekstrem dan persaingan ketat akibat regulasi baru membuat hasil GP Miami masih sulit diprediksi.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan