RADAR SURABAYA - Mikel Arteta secara terbuka meminta otoritas Premier League untuk memberikan dukungan lebih nyata bagi klub-klub Inggris yang sedang berjuang di kancah Eropa.
Permintaan ini muncul saat Arsenal terjebak dalam jadwal yang sangat padat, di mana mereka harus menjamu Fulham pada Sabtu (2/5), tepat di antara dua laga hidup-mati semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Usai lawan Fulham, Arsenal akan berjibaku lawan Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions pada Selasa (5/5) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
Setelah meraih hasil imbang 1-1 yang berharga di Spanyol pada leg pertama, fokus tim kini terbelah.
Arteta menyoroti bagaimana liga lain, seperti Ligue 1 di Prancis, memberikan kelonggaran jadwal bagi Paris Saint-Germain untuk menjaga kebugaran pemain demi gengsi nasional di kompetisi UEFA.
Menurutnya, fleksibilitas jadwal adalah kunci agar tim tetap kompetitif di dua jalur perebutan gelar sekaligus.
Baca Juga: Kejurda Finswimming Jatim 2026 di Lumajang: Dorong Pembinaan Atlet dan Dongkrak Ekonomi Daerah
Tantangan Konsistensi dan Bayang-Bayang Kegagalan Masa Lalu
Masalah klasik yang menghantui Arsenal adalah penurunan performa domestik saat memasuki fase gugur kompetisi Eropa.
Statistik menunjukkan bahwa sejak musim 2023/2024, Arsenal hanya mencatatkan satu kemenangan dalam pertandingan liga yang dijepit oleh jadwal fase gugur Liga Champions.
- Tren Negatif: Musim lalu, Arsenal kehilangan poin krusial saat ditahan imbang Manchester United dan Brentford, serta menelan kekalahan mengejutkan dari Bournemouth dalam situasi serupa.
- Target Utama: Dengan keunggulan tipis tiga poin di puncak klasemen atas Manchester City, Arsenal tidak memiliki ruang untuk kesalahan.
Kekalahan atau hasil imbang melawan Fulham bisa menjadi bencana bagi ambisi juara mereka, mengingat City masih memiliki tabungan pertandingan.
Baca Juga: Tragis! Balita di Madiun Meninggal Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit
Kondisi Skuad: Badai Cedera Menghantam Emirates
Upaya Arteta untuk merotasi pemain guna menjaga kebugaran terbentur pada ketersediaan personel. Arsenal dipastikan tampil pincang tanpa beberapa pilar utama:
- Kai Havertz dan Jurrien Timber: Dipastikan absen karena cedera yang dialami pada laga sebelumnya.
- Martin Odegaard: Sang kapten masih diragukan tampil dan akan menjalani tes kebugaran menit-menit terakhir.
Arsenal wajib mematahkan kutukan jadwal padat untuk mempertahankan posisi puncak klasemen, sembari menjaga energi untuk leg kedua melawan Atletico Madrid; kedalaman skuad akan menjadi penentu keberhasilan musim ini. (rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan