Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

UEFA Hukum Prestianni 6 Laga Usai Lecehkan Vinicius Jr, Benfica Kena Imbas

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 25 April 2026 | 02:20 WIB
Konfrontasi antara Vinícius Júnior dari Real Madrid dan Gianluca Prestianni dari Benfica dalam leg pertama Liga Champions UEFA pada 17 Februari 2026 di Lisbon, Portugal, berujung pada skorsing sementara bagi Prestianni. (Al Jazeera)
Konfrontasi antara Vinícius Júnior dari Real Madrid dan Gianluca Prestianni dari Benfica dalam leg pertama Liga Champions UEFA pada 17 Februari 2026 di Lisbon, Portugal, berujung pada skorsing sementara bagi Prestianni. (Al Jazeera)

RADAR SURABAYA – UEFA resmi menjatuhkan sanksi kepada pemain Benfica, Gianluca Prestianni, berupa larangan tampil enam pertandingan akibat tindakan ujaran diskriminatif terhadap Vinicius Junior.

Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Benfica dan Real Madrid pada Februari 2026.

Sanksi Dikurangi, Prestianni Hanya Absen Dua Laga Lagi

Dari total enam pertandingan, tiga laga di antaranya ditangguhkan selama dua tahun. Selain itu, satu laga telah dijalani sebagai hukuman sementara pada Februari lalu.

Dengan demikian, Prestianni hanya perlu menjalani dua pertandingan tambahan, kecuali ia kembali melakukan pelanggaran serupa yang dapat mengaktifkan sanksi tambahan tersebut.

Baca Juga: Jalani Q1 Perdana, Veda Ega Hadapi Tantangan Baru di Moto3 Spanyol 2026

Awalnya, Vinícius menuduh pemain asal Argentina itu melakukan pelecehan rasial.

Namun, hasil investigasi UEFA menyimpulkan bahwa ucapan Prestianni lebih mengarah pada ujaran anti-gay, bukan rasial.

Berdasarkan laporan, Prestianni mengakui menggunakan kata bernada penghinaan terhadap orientasi seksual dalam bahasa Spanyol, bukan istilah rasial seperti yang sempat dituduhkan.

Pertandingan Sempat Dihentikan

Insiden tersebut sempat membuat pertandingan dihentikan selama 10 menit pada babak kedua.

Vinícius langsung melaporkan kejadian itu kepada wasit François Letexier.

Wasit kemudian memberikan sinyal resmi terkait dugaan pelecehan di lapangan. Momen tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam pertandingan yang berlangsung panas.

Dalam laga itu, Vinícius juga tampil sebagai penentu kemenangan Real Madrid. Ia mencetak satu-satunya gol pada menit ke-50 yang memastikan kemenangan 1-0 bagi tim asal Spanyol tersebut.

Baca Juga: Dipanggil Timnas! Atlet Jatim Siap Guncang Hong Kong Open Woodball 2026

UEFA Tegaskan Nol Toleransi Diskriminasi

UEFA menegaskan komitmennya terhadap kebijakan nol toleransi terhadap segala bentuk diskriminasi di sepak bola.

Dalam Pasal 14 regulasi disipliner UEFA disebutkan bahwa setiap tindakan yang merendahkan martabat seseorang, baik berdasarkan ras, agama, maupun orientasi seksual, akan dikenai sanksi berat.

“Setiap tindakan yang merendahkan martabat manusia, termasuk berdasarkan ras, agama, atau orientasi seksual, akan dikenakan sanksi tegas,” demikian bunyi regulasi tersebut.

UEFA juga telah meminta FIFA untuk memperluas sanksi tersebut agar berlaku secara global di seluruh kompetisi resmi.(rak) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#real madrid #benfica #Uefa #Gianluca Prestianni #vinicius junior