RADAR SURABAYA – Legenda sepakbola Inggris Gary Neville melontarkan kritik tajam kepada pemilik Chelsea setelah keputusan memecat pelatih Liam Rosenior.
Rosenior dipecat sehari setelah Chelsea kalah telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion. Kekalahan tersebut memperpanjang tren negatif The Blues menjadi lima laga beruntun tanpa kemenangan di Premier League, bahkan tanpa mencetak satu gol pun.
Saat ini, Chelsea tertahan di peringkat kedelapan klasemen dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Neville menilai pemecatan Rosenior bukan solusi utama atas buruknya performa tim.
“Ini bukan sepenuhnya kesalahan pelatih. Pemilik, direktur olahraga, dan pemain juga harus bertanggung jawab atas situasi ini,” ujar Neville.
Menurutnya, pelatih kerap menjadi pihak yang paling mudah disalahkan dalam sepak bola modern.
“Lebih mudah mengganti pelatih daripada pemain. Pemilik tidak akan memecat dirinya sendiri. Di Chelsea, mereka jelas salah arah,” tegasnya.
Kebijakan Chelsea Dinilai Bermasalah
Neville juga menyoroti kebijakan kontrak jangka panjang yang diterapkan klub, termasuk durasi enam hingga delapan tahun untuk pemain dan pelatih.
“Kebijakan itu terasa menggelikan. Mereka seperti tidak tahu apa yang sedang dilakukan,” katanya.
Ia menilai Chelsea memiliki skuad bertalenta, tetapi minim pengalaman di level manajemen dan kepelatihan. Rosenior pun dianggap terlalu cepat dipercaya menangani klub besar.
“Dia pelatih muda yang menjanjikan, tetapi seharusnya diberi waktu berkembang,” tambah Neville.
Baca Juga: Bursa Transfer: Liverpool Jangan Boros! Transfer Anthony Gordon Rp1,5 Triliun Dinilai Buang Uang
Fokus ke Masa Depan
Neville menyarankan Rosenior segera bangkit dan melanjutkan kariernya di klub lain.
“Lupakan pengalaman ini dan cari klub yang bisa memberikan kepercayaan,” ujarnya.
Sebagai pengganti sementara, Chelsea menunjuk pelatih tim U-21, Calum McFarlane, hingga akhir musim.
Chelsea dijadwalkan menghadapi Leeds United pada semifinal FA Cup, 26 April mendatang.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan