RADAR SURABAYA - Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan setelah takluk 1-2 dari Madura United pada pekan ke-28 BRI Super League.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4) malam WIB itu semakin menegaskan tren negatif Bajul Ijo dalam beberapa pertandingan terakhir.
Hasil ini membuat Persebaya belum mampu bangkit dari rentetan hasil buruk. Tim asuhan Bernardo Tavares kini menghadapi tekanan besar untuk segera memperbaiki performa jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen.
Jalannya Pertandingan
Madura United tampil efektif sejak awal laga dan langsung membuka keunggulan pada menit ke-12.
Baca Juga: Dibatasi Tapi Tak Dilarang, Begini Skema Penggunaan Gadget Beberapa Sekolah di Surabaya
Gol dicetak oleh Lulinha yang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya.
Tuan rumah yang mencoba bangkit justru kembali kebobolan pada menit ke-64. Kali ini, Riquelme Silva sukses menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 2-0, membuat Persebaya semakin tertekan.
Persebaya baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81 melalui gol Riyan Ardiansyah.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Bajul Ijo gagal mencetak gol penyeimbang dan harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-2.
Tren Negatif Berlanjut
Kekalahan dari Madura United memperpanjang catatan buruk Persebaya. Sebelum Derby Suramadu ini, mereka kalah saat menghadapi Borneo FC kalah 1-5, sempat menang lawan Persita, namun kemudian kalah telak 0-3 dari Persija Jakarta pada 10 April lalu.
Pelatih Bernardo Tavares menyoroti sejumlah kelemahan tim, terutama kesalahan di lini belakang dan buruknya transisi permainan yang kerap dimanfaatkan lawan.
Padahal, sebelumnya Persebaya sempat mencatatkan tren positif dengan 13 laga tanpa kekalahan sebelum memasuki periode penurunan performa sejak Februari.
Baca Juga: Chelsea vs Manchester United: Prediksi, Susunan Pemain, dan Peluang Lolos Liga Champions
Dampak di Klasemen
Akibat kekalahan ini, Persebaya tertahan di peringkat keenam klasemen sementara BRI Super League dengan 42 poin dari 27 pertandingan, dengan rincian 11 kemenangan, 9 hasil imbang, dan 8 kekalahan.
Di sisi lain, Madura United berhasil naik ke peringkat ke-14 dan menjauh dari zona degradasi.
Sementara itu, persaingan di papan atas masih dikuasai Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan 64 poin, diikuti Borneo FC dengan 60 poin.
Jika tidak segera berbenah, peluang Persebaya untuk menembus posisi papan atas klasemen berpotensi semakin sulit pada sisa musim ini.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan