RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya menghadapi situasi kurang ideal menjelang laga panas melawan Madura United dalam Derby Suramadu.
Sejumlah pemain kunci Bajul Ijo dilaporkan masih dibekap cedera, sehingga memengaruhi kesiapan tim.
Kondisi ini terjadi setelah Persebaya menelan kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (11/4).
Seusai pertandingan tersebut, skuad langsung kembali menjalani latihan untuk mempersiapkan laga berikutnya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui bahwa timnya belum berada dalam kondisi terbaik. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain di lapangan.
“Tidak ada yang suka kekalahan. Namun, kami memiliki beberapa peluang dan saya menilai tim bermain lebih baik,” ujar Tavares.
Ia menegaskan bahwa badai cedera menjadi kendala utama yang dihadapi timnya saat ini. Bahkan, beberapa pemain yang diturunkan dalam laga terakhir tidak berada dalam kondisi fisik optimal.
“Kami bermain dengan banyak pemain yang cedera, dan beberapa lainnya sakit. Pemain yang tampil adalah yang tersedia, dan sebagian tidak 100 persen fit,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Situasi ini juga berdampak pada kondisi mental pemain yang dinilai mengalami penurunan. Banyaknya pemain yang baru pulih dari cedera membuat performa tim belum stabil.
“Secara mental, kondisi pemain sedikit menurun karena sebagian besar baru kembali dari cedera. Inilah kondisi kami saat ini,” tambahnya.
Tavares pun berharap tim medis Persebaya dapat bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan pemain.
Baca Juga: Pertamina dan Ditjen Migas Sidak Distribusi LPG di Tuban, Pastikan Pasokan Aman
Ia ingin memiliki lebih banyak opsi pemain yang siap tempur saat menghadapi laga penting.
Persebaya dijadwalkan menjamu Madura United pada Jumat, 17 April mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Laga bertajuk Derby Suramadu ini diprediksi berlangsung sengit meski tuan rumah tidak dalam kondisi terbaik.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan