Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jika Jadi Presiden FIGC, Antonio Conte Akan Pilih Dirinya Sendiri untuk Latih Timnas Italia

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 7 April 2026 | 09:58 WIB
Antonio Conte
Antonio Conte

RADAR SURABAYA – Pelatih Napoli, Antonio Conte, membuka peluang kembali melatih Timnas Italia.

Ia bahkan secara terbuka menyebut akan mempertimbangkan dirinya sendiri jika menjabat sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Pernyataan tersebut muncul di tengah spekulasi mengenai calon pelatih baru Gli Azzurri, menyusul kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Conte Masuk Kandidat Kuat Pelatih Italia

Nama Antonio Conte kini disebut sebagai salah satu kandidat utama untuk menangani Timnas Italia.

Pengalaman serta rekam jejaknya dinilai menjadi modal besar untuk membangkitkan kembali kejayaan sepak bola Negeri Pizza.

Baca Juga: Bursa Transfer: Arsenal Salip Liverpool! Transfer Yan Diomande Rp1,7 Triliun Jadi Rebutan Panas

Conte sebelumnya pernah melatih timnas Italia pada periode 2014–2016, sebelum melanjutkan karier klub bersama Chelsea FC.

Komentar tersebut disampaikan Conte dalam konferensi pers usai Napoli menang 1-0 atas AC Milan, yang membawa timnya naik ke posisi kedua klasemen.

“Media memang harus menulis sesuatu, dan wajar jika nama saya masuk dalam daftar tersebut. Jika saya Presiden FIGC, saya akan mempertimbangkan diri saya bersama kandidat lain,” ujar Conte.

Masa Depan Conte di Napoli Masih Tanda Tanya

Meski membuka peluang ke Timnas Italia, Conte menegaskan bahwa masa depannya di Napoli masih belum pasti. Ia masih memiliki sisa kontrak satu tahun bersama klub.

“Di akhir musim nanti, saya akan duduk bersama presiden untuk membahas masa depan saya,” kata Conte.

Sebelumnya, ia juga sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Juventus FC, meski rumor tersebut tidak terwujud.

Krisis Sepak Bola Italia Jadi Sorotan

Selain soal pelatih, Conte menilai sepak bola Italia membutuhkan perubahan besar. Ia menyoroti penurunan performa sejak juara Piala Dunia 2006.

Baca Juga: Real Liga Champions Madrid vs Bayern Munich: Arbeloa Siap Hadapi Teror di Bernabeu!

Menurutnya, keberhasilan menjuarai Euro 2020 belum cukup menjadi bukti kebangkitan sepak bola Italia secara menyeluruh.

“Jika kami lolos ke Piala Dunia, mungkin semua akan terlihat berbeda. Tapi sekarang, hanya hasil yang dinilai,” jelasnya.

Conte juga mengungkapkan bahwa saat melatih timnas, ia merasa kurang mendapatkan dukungan dari klub-klub.

Perlu Reformasi untuk Bangkit

Kegagalan lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara beruntun menjadi alarm serius bagi sepak bola Italia. Conte menegaskan bahwa perubahan tidak bisa hanya bergantung pada sosok pelatih.

“Kita semua peduli pada tim nasional. Sesuatu harus dilakukan,” tegasnya.

Dengan pengalaman dan karakter kepemimpinannya, Conte dinilai sebagai sosok yang mampu membawa perubahan jika dipercaya kembali menangani Gli Azzurri.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#antonio conte #Timnas Italia #figc #sepakbola #Gli Azzurri