RADAR SURABAYA - Kegagalan harus diterima tim bulu tangkis Indonesia di turnamen bergengsi All England Open Badminton Championships 2026.
Harapan terakhir Merah Putih pupus setelah ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terhenti di babak semifinal.
Pasangan Indonesia tersebut kalah dari wakil Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dengan skor 19-21 dan 13-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Minggu pagi WIB.
Mengutip laman resmi Badminton World Federation (BWF), Raymond/Joaquin sempat memberikan perlawanan sengit pada gim pertama.
Namun, agresivitas dan konsistensi pasangan Korea Selatan membuat langkah mereka akhirnya terhenti.
Sempat Unggul di Gim Pertama
Pada awal pertandingan, Raymond/Joaquin kesulitan menghadapi pola serangan cepat yang dilancarkan Kim/Seo. Ganda Korea Selatan itu langsung memimpin 7-3 pada fase awal gim pertama.
Meski demikian, pasangan Indonesia tidak menyerah. Raymond/Joaquin mampu bangkit dan mencetak tujuh poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 11-8.
Sayangnya, momentum tersebut tidak bertahan lama. Memasuki pertengahan gim, Kim/Seo mulai menemukan ritme permainan.
Mereka berhasil membalikkan keadaan dan akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan tipis 21-19.
Gim Kedua Didominasi Korea Selatan
Pada gim kedua, Raymond/Joaquin mencoba tampil lebih agresif untuk menekan pertahanan lawan. Namun, solidnya permainan Kim/Seo membuat upaya tersebut tidak berjalan mulus.
Kim/Seo mampu meredam berbagai pola serangan pasangan Indonesia dan memimpin 11-7 saat interval gim kedua.
Setelah jeda, pasangan unggulan pertama itu semakin mendominasi jalannya pertandingan. Mereka tidak memberi kesempatan kepada Raymond/Joaquin untuk mengembangkan permainan.
Kim/Seo akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-13 sekaligus mengamankan tiket ke babak final.
Indonesia Tanpa Wakil di Final
Kekalahan Raymond/Joaquin memastikan Indonesia kehabisan wakil di turnamen level Super 1000 tersebut.
Sebelumnya, para wakil Indonesia di sektor tunggal putra, tunggal putri, ganda putri, serta ganda campuran juga telah tersingkir lebih dahulu di babak perempat final.
Hasil ini menjadi catatan kurang menggembirakan bagi tim Merah Putih karena tidak memiliki satu pun wakil yang berhasil menembus partai final All England 2026.
Turnamen All England sendiri merupakan salah satu ajang paling prestisius dalam kalender bulu tangkis dunia.
Kegagalan kali ini menjadi evaluasi penting bagi Indonesia untuk kembali bangkit pada turnamen-turnamen besar berikutnya.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan