RADAR SURABAYA — Leeds United meminta para suporternya untuk menghormati jeda buka puasa saat menghadapi Norwich City dalam pertandingan putaran kelima FA Cup musim 2025/2026 yang digelar Minggu (8/3) di Elland Road.
Jeda tersebut akan dimanfaatkan pemain yang menjalankan ibadah puasa Ramadan untuk berbuka, termasuk penyerang Leeds, Joel Piroe.
Melalui pernyataan resmi di situs klub, Leeds meminta seluruh suporter menunjukkan sikap saling menghormati ketika pertandingan dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan berbuka puasa kepada para pemain Muslim.
“Leeds United Football Club meminta agar rasa hormat ditunjukkan selama pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Norwich City pada hari Minggu, ketika pertandingan akan dihentikan
sementara untuk memberi kesempatan kepada para pemain yang sedang menjalankan ibadah Ramadan untuk berbuka puasa, termasuk striker kami sendiri, Joel Piroe,” demikian pernyataan klub.
Permintaan tersebut muncul setelah sebagian suporter Leeds sempat melontarkan cemoohan ketika jeda serupa terjadi pada laga kandang melawan Manchester City pada akhir pekan lalu.
Dalam pertandingan melawan Norwich nanti, Joel Piroe diperkirakan tetap menjadi bagian penting lini serang Leeds. Penyerang asal Belanda itu diketahui menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Leeds United juga mengecam aksi cemoohan yang terjadi sebelumnya dan berharap para suporter dapat menunjukkan sikap yang lebih positif.
“Pada hari Minggu melawan Norwich City, ada kesempatan untuk menunjukkan sisi terbaik dari Leeds United dan bahwa semua orang diterima di Elland Road,” lanjut pernyataan klub.
Penjelasan Leeds soal Cemoohan Suporter
Klub juga mengungkapkan sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab munculnya cemoohan saat pertandingan melawan Manchester City.
Menurut pihak klub, pesan yang menjelaskan alasan penghentian sementara pertandingan sebenarnya sudah ditampilkan melalui layar besar stadion. Namun, informasi tersebut tidak terlihat oleh sekitar seperempat penonton di stadion.
Selain itu, laga melawan Manchester City merupakan kali pertama pertandingan di Elland Road dihentikan sementara untuk memberi kesempatan pemain berbuka puasa selama Ramadan.
Leeds mengakui komunikasi kepada suporter seharusnya bisa dilakukan dengan lebih jelas sebelum pertandingan berlangsung.
“Dalam evaluasi kami, seharusnya kami mengomunikasikan hal ini dengan lebih jelas sebelum pertandingan melawan Manchester City. Sebagian suporter tidak mengetahui bahwa jeda tersebut akan terjadi,” tulis Leeds United.
Pertandingan melawan Norwich City pun diharapkan menjadi momentum bagi Leeds dan para pendukungnya untuk menunjukkan sikap saling menghormati di tengah keberagaman di dunia sepak bola.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan