RADAR SURABAYA — Liverpool mengamankan kemenangan tipis namun penting 1-0 atas Inter Milan pada laga Liga Champions di San Siro, Selasa malam.
Gol penalti Dominik Szoboszlai pada menit-menit akhir memastikan The Reds pulang membawa tiga poin dan meningkatkan peluang finis di delapan besar fase liga.
Gol Konate Dianulir VAR
Liverpool sebenarnya sempat merayakan gol lebih awal. Ibrahima Konate menanduk bola masuk pada pertengahan babak pertama, tetapi
VAR menunjukkan bola mengenai lengan Hugo Ekitike sebelum mencapai sang bek. Pelanggaran handball itu membuat gol dianulir.
Pertandingan berjalan dalam tempo rendah dan kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Baru pada 10 menit terakhir laga terjadi titik balik yang menentukan.
Penalti Szoboszlai Jadi Penyelamat
Wasit memberikan penalti kepada Liverpool setelah Alessandro Bastoni dianggap menarik baju Florian Wirtz di dalam kotak terlarang. Keputusan itu menuai protes pemain Inter, tetapi tetap dipertahankan.
Dominik Szoboszlai yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Yann Sommer dan memastikan Liverpool memimpin 1-0 hingga laga berakhir.
Kemenangan ini membuat Liverpool naik ke peringkat kedelapan dengan 12 poin.
Inter Tertekan Usai Dua Kekalahan Beruntun
Inter Milan kini berada di posisi kelima dengan 12 poin, tetapi dua kekalahan beruntun di kompetisi Eropa membuat posisi mereka rawan.
Cedera beberapa pemain kunci pada babak pertama juga memengaruhi performa skuad Cristian Chivu.
Inter masih harus menghadapi dua laga berat melawan Arsenal dan Borussia Dortmund, yang membuat persaingan menuju delapan besar semakin sulit.
Slot Dapat Angin Segar Tanpa Mohamed Salah
Arne Slot membuat keputusan berani dengan mencoret Mohamed Salah dari skuad. Pelatih asal Belanda itu kini bisa sedikit bernapas lega setelah timnya menang, meski penampilan ofensif Liverpool masih jauh dari meyakinkan.
Alexander Isak, yang dipercaya sebagai ujung tombak, hanya melepaskan satu tembakan sebelum ditarik keluar. Ketajaman lini depan The Reds tampak menurun signifikan tanpa Salah.
Meski demikian, konsistensi pertahanan Liverpool kembali menjadi penyelamat dalam dua laga beruntun.
Liverpool Punya Jadwal Lebih Ringan
The Reds diprediksi masih mampu mengamankan posisi delapan besar karena hanya menyisakan laga melawan Marseille dan Qarabag.
Namun, ketidakpastian Liga Champions membuat mereka tak boleh lengah sedikit pun.
Sementara itu, Inter harus segera bangkit jika tak ingin tersingkir dari persaingan fase gugur.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan