Hasil Eintracht Frankfurt vs Liverpool: Hugo Ekitike Bawa Liverpool Bangkit, Hajar Frankfurt 5-1 di Liga Champions
Rahmat Adhy Kurniawan• Kamis, 23 Oktober 2025 | 11:50 WIB
Dominik Szoboszlai mencetak gol kelima Liverpool malam itu saat ia mencetak gol ke sudut bawah.
Liverpool Akhiri Tren Negatif di Liga Champions
RADAR SURABAYA - Hugo Ekitike mencetak gol saat kembali ke Eintracht Frankfurt, dan Liverpool mengakhiri empat kekalahan beruntun mereka dengan kemenangan meyakinkan 5-1 di Liga Champions di Jerman.
Pemain internasional Prancis itu, yang sebelumnya mencetak 26 gol dalam 64 pertandingan untuk klub Bundesliga tersebut sebelum pindah dengan nilai transfer besar pada musim panas lalu,
memberikan kontribusi krusial yang membawa tim barunya kembali ke jalur kemenangan setelah kebobolan untuk kedelapan kalinya secara beruntun.
Eksperimen Arne Slot Berbuah Manis
Ia mengungguli pemain termahal Inggris, Alexander Isak, yang masih terlihat kurang tajam. Keduanya dipasangkan untuk pertama kalinya saat pelatih kepala Arne Slot mencoba sesuatu yang berbeda demi mengubah nasib tim.
Dengan Florian Wirtz yang juga menjadi starter, pelatih asal Belanda itu menaruh kepercayaannya pada talenta baru senilai £300 juta untuk menghentikan keterpurukan.
Keputusan itu membuat Mohamed Salah duduk di bangku cadangan, seperti pada laga tandang Liga Champions terakhir melawan Galatasaray.
Van Dijk dan Konaté Jadi Pembeda di Babak Pertama
Namun, duet bek tengah Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté justru menjadi pembeda. Keduanya mencetak gol lewat sundulan dari
situasi tendangan sudut tepat sebelum turun minum, sekaligus menunjukkan peningkatan Liverpool dalam memanfaatkan bola mati.
Wirtz Bersinar di Babak Kedua
Wirtz tampil impresif di babak kedua dengan memberikan assist untuk Cody Gakpo dan Dominik Szoboszlai, menandai kembalinya yang manis ke Jerman.
Frankfurt Terpuruk, Liverpool Memanfaatkan Peluang
Jika ada lawan yang paling rentan saat ini, itu adalah Eintracht Frankfurt. Tim asal Jerman tersebut tengah berusaha menghindari rekor terburuk dalam 73 tahun terakhir.
Mereka bahkan lebih terbuka dari Liverpool — kebobolan 18 gol dalam lima laga sebelumnya dan belum mencatat clean sheet dalam sembilan pertandingan terakhir.
Statistik Buruk Frankfurt
Tidak mencatat clean sheet dalam 9 laga terakhir
Kebobolan 18 gol dalam lima pertandingan terakhir
Lima dari tujuh laga terakhir berakhir dengan kebobolan tiga gol atau lebih
Ironisnya, setelah menang 5-1 di laga pembuka Liga Champions, Frankfurt justru kalah dengan skor serupa dalam dua pertandingan berikutnya.
Perubahan Formasi Jadi Kunci Kebangkitan
Kondisi itu mungkin memengaruhi keputusan Arne Slot untuk menurunkan dua penyerang, meskipun awalnya formasi tersebut tampak rumit karena Wirtz bermain di sisi kanan dari empat gelandang.
Pemain internasional Jerman itu dikenal cerdas, tetapi di awal pertandingan ia tampak terus memeriksa posisinya, dan umpan serang pertamanya malah mengarah ke lawan.
Formasi 4-2-2-2 Efektif untuk The Reds
Perubahan ke formasi 4-2-2-2, dengan Wirtz dan Gakpo bermain lebih sempit dan tinggi, memberi Liverpool kontrol yang lebih baik dibandingkan laga-laga sebelumnya—hingga kesalahan kecil terjadi.
Momen Gol dan Serangan Balik Cepat
Wirtz kehilangan bola di dekat bendera pojok Frankfurt, sementara Curtis Jones dan Szoboszlai bertabrakan, memberi ruang bagi Mario Götze — pemain yang gagal pindah ke Anfield pada 2016 — untuk mengoper bola ke Mohamed Salah yang bebas di tengah.
Umpannya kepada Rasmus Kristensen sempat membentur tiang jauh.
Liverpool kemudian membalas sembilan menit berselang. Ironisnya, di tengah dominasi mereka, gol itu datang dari serangan balik sederhana.
Gol Bersejarah Liverpool
Umpan silang Nathaniel Brown yang salah sasaran mengarah ke Andy Robertson, yang kemudian mengirim Ekitike berlari dari area pertahanan sendiri sebelum dengan percaya diri menaklukkan Michael Zetterer.
Gol itu menjadi gol tandang ke-300 Liverpool di seluruh kompetisi Eropa, disusul gol ke-200 mereka sebagai tim tandang di semua format kompetisi lewat tandukan Konaté setelah sebelumnya Van Dijk mencetak gol.
Pergantian Pemain dan Penutup Indah dari Szoboszlai
Alexander Isak, yang terlihat lesu dan hanya mencatat satu tembakan yang ditepis Zetterer, digantikan oleh Federico Chiesa di babak kedua.
Sementara itu, Wirtz sempat memaksa Zetterer melakukan penyelamatan gemilang lewat tendangan bebas.
Wirtz Jadi Kunci Serangan Liverpool
Dalam peran barunya sebagai penyerang tengah, Wirtz menemukan ruang lebih banyak. Szoboszlai dan Conor Bradley — yang masuk menggantikan Jeremie Frimpong yang cedera di
babak pertama — nyaris menambah keunggulan, tetapi tembakan Bradley masih membentur tiang gawang.
Tak lama kemudian, Szoboszlai membalas dengan gol indah. Wirtz memberikan umpan silang matang kepada Gakpo yang mencetak gol lewat kaki kanannya,
sebelum kapten Hungaria itu menerima umpan pendek dari Wirtz dan melepaskan tembakan keras dari jarak 25 yard untuk menutup kemenangan besar Liverpool 5-1 atas Frankfurt.
Liverpool Kembali Menemukan Irama Kemenangan
Kemenangan telak ini menandai kebangkitan Liverpool di bawah Arne Slot. Dengan kombinasi pemain muda berbakat seperti Ekitike, Wirtz, dan Szoboszlai, The Reds kembali menunjukkan dominasi khas mereka di pentas Eropa.(rak)