FIFA Bahas Wacana Piala Dunia 2030 dengan 64 Tim, CONMEBOL Dorong Perluasan
RADAR SURABAYA – Presiden FIFA Gianni Infantino bertemu dengan Presiden CONMEBOL Alejandro Domínguez serta sejumlah pemimpin federasi sepak bola Amerika Selatan di New York, Selasa (24/9).
Pertemuan tersebut membahas proposal berani: memperluas jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim.
Wacana Perluasan Piala Dunia 2030
Ide dari Uruguay yang Kini Didukung CONMEBOL
Gagasan memperluas jumlah peserta muncul pertama kali pada Maret lalu dari delegasi Uruguay dalam rapat daring dewan FIFA.
Kini, ide tersebut dibawa langsung oleh Domínguez bersama Presiden Paraguay Santiago Peña, Presiden Uruguay Yamandú Orsi, serta presiden federasi sepak bola Argentina dan Uruguay untuk dibahas dengan Infantino.
“Kami percaya pada Piala Dunia 2030 yang bersejarah!” ujar Domínguez lewat unggahan di media sosial. Ia menyebut turnamen itu sebagai momentum seratus tahun perayaan sepak bola dunia.
Piala Dunia 2026 Jadi Awal Perubahan
Dari 32 Tim ke 48 Tim
FIFA sebelumnya telah menetapkan Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 tim, naik dari 32 tim yang berlaku sejak 1998. Keputusan itu menandai era baru format turnamen terbesar sepak bola dunia.
Piala Dunia 2030: 6 Negara Tuan Rumah di 3 Benua
Untuk edisi 2030, FIFA menunjuk enam negara tuan rumah lintas benua: Uruguay, Argentina, Paraguay, Spanyol, Portugal, dan Maroko.
Uruguay dijadwalkan menggelar laga pembuka sebagai penghormatan sejarah Piala Dunia 1930.
Argentina dan Paraguay ikut serta sebagai tuan rumah di Amerika Selatan.
Sementara Spanyol, Portugal, dan Maroko akan menjadi pusat pertandingan utama di Eropa dan Afrika.
Dukungan dari Federasi Sepak Bola Amerika Selatan
Argentina Sambut Baik Proposal
Presiden Federasi Sepak Bola Argentina, Claudio “Chiqui” Tapia, menyebut keterlibatan dalam pertemuan di New York sebagai suatu kehormatan.
Baca Juga: DPRD Jatim Soroti Pencabutan Permenpora 14/2024: KONI Harus Kembali Fokus Bina Atlet
“Sungguh kebahagiaan bisa mewakili negara kami di pertemuan penting ini. Kita adalah keluarga, dan telah melakukan bagian kita agar impian ini bisa terwujud,” ucap Tapia.
Jaminan Slot untuk 10 Negara CONMEBOL
Jika jumlah peserta diperluas menjadi 64 tim, seluruh 10 anggota CONMEBOL otomatis mendapat tiket ke putaran final. Venezuela yang belum pernah lolos ke Piala Dunia berpeluang mencatat sejarah.
Kritik dari UEFA dan Pengamat
Meski mendapat dukungan CONMEBOL, ide Piala Dunia 64 tim menuai kritik dari berbagai pihak. Presiden UEFA Aleksander Čeferin menilai rencana itu sebagai “ide buruk”.
Para pengamat sepak bola berpendapat penambahan jumlah peserta akan menurunkan kualitas pertandingan.
Selain itu, sistem kualifikasi di berbagai benua dikhawatirkan kehilangan daya saing.
Turnamen Terbesar Sepanjang Sejarah?
Jika disetujui, Piala Dunia 2030 akan menampilkan 128 pertandingan, dua kali lipat dari format lama yang hanya 64 laga.
Turnamen ini bisa menjadi pesta sepak bola terbesar sepanjang sejarah, tetapi juga membawa tantangan besar dalam hal kualitas dan penyelenggaraan.
Pertemuan di Trump Tower, New York, menandai langkah awal pembahasan serius mengenai wacana Piala Dunia 2030 dengan 64 tim.
Meski masih menuai pro-kontra, CONMEBOL tampak bertekad mendorong FIFA untuk mewujudkan ide ini demi menjadikan turnamen seabad lebih spektakuler.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan