RADAR SURABAYA – Nottingham Forest resmi memecat pelatih kepala Nuno Espirito Santo setelah 20 bulan bertugas di City Ground.
Keputusan ini diambil setelah hubungan Nuno dengan pemilik klub, Evangelos Marinakis, dikabarkan memburuk dalam beberapa pekan terakhir.
Forest menyampaikan ucapan terima kasih kepada Nuno atas kontribusinya. “Ia akan selalu memiliki tempat khusus dalam perjalanan klub,” bunyi pernyataan resmi yang dirilis pada Senin (8/9).
Prestasi Nuno Bersama Forest
Nuno ditunjuk pada Desember 2023 menggantikan Steve Cooper. Di musim pertamanya, ia sukses mempertahankan Forest di Liga Premier Inggris.
Pencapaian terbaiknya terjadi musim lalu ketika membawa Forest finis di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris 2024–2025.
Itu menjadi pencapaian tertinggi klub sejak 1994–1995 sekaligus mengantarkan mereka kembali ke kompetisi Eropa setelah 30 tahun absen.
Namun, awal musim ini Forest hanya menempati peringkat ke-10 setelah kalah 0–3 dari West Ham di kandang sendiri sebelum jeda internasional September.
Konflik Internal dengan Pemilik Klub
Meski prestasi di lapangan cukup baik, hubungan Nuno dengan Marinakis semakin meruncing. Pada Mei lalu, Marinakis terlihat bersitegang dengan Nuno usai laga imbang 2–2 melawan Leicester City di City Ground.
Insiden itu dipicu keputusan Nuno yang tetap memainkan striker Taiwo Awoniyi meski mengalami cedera. Cedera tersebut akhirnya membutuhkan operasi darurat.
Klub membantah adanya konfrontasi langsung, namun media Inggris menyebut ketegangan itu sebagai tanda keretakan hubungan keduanya.
Selain itu, tren buruk di akhir musim 2024–2025 membuat Forest gagal mempertahankan peluang tampil di Liga Champions. Dari delapan laga terakhir, mereka hanya meraih delapan poin.
Forest sejatinya lolos ke Liga Conference, tetapi dipindahkan ke Liga Europa 2025–2026 setelah Crystal Palace terbukti melanggar aturan kepemilikan multi-klub.
Perselisihan Transfer Jadi Faktor
Ketegangan juga diyakini berasal dari kebijakan transfer. Edu ditunjuk sebagai kepala sepak bola global pada awal musim panas dan mengambil alih kendali penuh operasi rekrutmen. Kondisi ini membuat peran Nuno dalam transfer semakin terbatas.
“Saya selalu memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemilik. Musim lalu kami sangat dekat, berbicara setiap hari. Musim ini tidak begitu baik,” ujar Nuno sebelum pemecatannya.
“Hubungan kami berubah dan tidak sedekat dulu. Semua orang di klub seharusnya bersatu, tetapi kenyataannya tidak demikian,” tambahnya.
Pengganti Nuno Segera Diumumkan
Manajemen Forest kini tengah bernegosiasi dengan sejumlah kandidat untuk menggantikan Nuno. Penunjukan pelatih baru diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat demi menjaga stabilitas tim di Liga Inggris musim 2025–2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan