Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tottenham Dipermalukan Bayern Munich 0-4: Thomas Frank Mulai Diuji, Spurs Belum Siap Tampil di Liga Champions

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 01:59 WIB
Kapten Tottenham Cristian Romero (kanan) benar-benar tampil force saat menghadapi Harry Kane.
Kapten Tottenham Cristian Romero (kanan) benar-benar tampil force saat menghadapi Harry Kane.

RADAR SURABAYA – Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Bayern Munich dalam laga uji coba di Allianz Arena, Jumat dini hari WIB.

Kekalahan ini menjadi ujian pertama bagi pelatih anyar Spurs, Thomas Frank, yang menggantikan Ange Postecoglou pada akhir musim lalu.

Pertandingan ini juga menandai pertemuan perdana Harry Kane melawan mantan klubnya. Striker andalan timnas Inggris tersebut membuka skor untuk Bayern lewat gol cepat hasil penyelesaian dua sentuhan.

Namun, tayangan ulang menunjukkan posisi Kane dalam situasi offside.

Tottenham semakin terpuruk setelah Kingsley Coman, Lennart Karl, dan Jonah Kusi-Asare menambah tiga gol bagi Bayern di babak kedua.

Kekalahan ini menegaskan bahwa skuad Spurs masih belum siap untuk bersaing di level Liga Champions musim 2025/2026.

Spurs Masih Jauh dari Level Klub Elit Eropa

Meski tampil dengan sejumlah pemain kunci, Tottenham kesulitan menandingi intensitas dan kualitas permainan Bayern.

Statistik menunjukkan bahwa Spurs lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik cepat melalui Mohammed Kudus dan Brennan Johnson.

Namun, strategi ini tidak efektif. Ketika mencoba bermain lebih terbuka, pertahanan Tottenham justru rentan diserang balik.

Secara keseluruhan, permainan Spurs terlihat ragu-ragu dan kehilangan arah. Bola resmi Liga Champions yang digunakan di laga ini pun tak membantu meningkatkan performa tim London Utara.

Cristian Romero: Agresif tapi Inkonsisten

Satu-satunya kartu kuning di laga ini diterima Cristian Romero. Bek tengah asal Argentina itu beberapa kali melakukan pelanggaran keras terhadap Harry Kane.

Meski tampil agresif dan mencatat sejumlah intersepsi penting, Romero juga menjadi titik lemah di lini belakang Spurs.

Thomas Frank harus secepatnya memperbaiki kekurangan Tottenham Hotspur.
Thomas Frank harus secepatnya memperbaiki kekurangan Tottenham Hotspur.

Perubahan Posisi Brennan Johnson

Thomas Frank tampaknya mulai bereksperimen dengan skema baru. Brennan Johnson yang musim lalu tampil cemerlang di sayap kanan, kini dimainkan di sisi kiri.

Dalam beberapa laga pramusim, Johnson memang sering berbagi posisi dengan Mohammed Kudus.

Namun, penyesuaian ini belum membuahkan hasil. Satu-satunya gol Johnson di pramusim tercipta saat ia kembali ke posisi favoritnya, yaitu saat menghadapi Newcastle di Korea Selatan.

Tottenham Krisis Playmaker, Bergvall Jadi Solusi?

Cederanya James Maddison membuat Tottenham kekurangan sosok kreatif di lini tengah.
Dengan minimnya opsi setelah gagal mendatangkan Morgan Gibbs-White dan Eberechi Eze, Thomas Frank bisa saja mempromosikan Lucas Bergvall sebagai playmaker utama.

Gelandang muda asal Swedia itu masuk menggantikan Joao Palhinha pada babak pertama dan langsung ditempatkan sebagai gelandang paling ofensif.

Meski belum menunjukkan performa menonjol, potensinya jelas terlihat dari musim lalu saat ia terpilih sebagai Pemain Terbaik Tottenham.

Bayern Munich Tampil Superior, Kane Buktikan Kelas

Sementara itu, Bayern menunjukkan dominasi total. Duet lini depan Harry Kane dan Luis Díaz menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Spurs.

Ditambah dengan kehadiran Michael Olise dan Kingsley Coman, Bayern tampak siap mendominasi Eropa musim depan.

Meskipun baru meraih satu gelar sejak meninggalkan Spurs, Kane membuktikan bahwa keputusannya hengkang untuk meraih trofi adalah langkah tepat.

Kemenangan atas Tottenham membuat Bayern meraih Piala Telekom, dan mereka tampaknya belum selesai berburu gelar.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Christian Romero #THOMAS FRANK #harry kane #totenham hostpur #Bayern Munich #laga pramusim