ONE OK ROCK Tutup Tur Asia di Jakarta, Album “DETOX” Jadi Simbol Perlawanan dan Harapan
Nurista Purnamasari• Minggu, 17 Mei 2026 | 17:15 WIB
ONE OK ROCK menutup tur Asia 2026 di Jakarta lewat konser spektakuler di Jakarta, Sabtu (16/5) malam. (Instagram/@10969taka)RADAR SURABAYA - Band rock alternatif asal Jepang, ONE OK ROCK, sukses mengguncang Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (16/5) malam, dalam konser penutup tur ONE OK ROCK: DETOX Asia Tour 2026. Jakarta menjadi kota terakhir sekaligus paling spesial dalam rangkaian tur yang mempromosikan album terbaru mereka, DETOX. Bagi band yang telah berkarier selama dua dekade, album ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga bentuk refleksi dan perlawanan terhadap keresahan global.Baca Juga: Viral di Jagad Maya, Dua Pemuda Surabaya Barat Duel Usai Dugem Diduga Masalah WanitaKonser yang berlangsung penuh energi itu menandai akhir perjalanan tur Asia ONE OK ROCK tahun ini. Album DETOX, yang dirilis Februari 2025 di bawah label Fueled By Ramen, menjadi pusat perhatian. Label ini dikenal menaungi band-band besar seperti Paramore dan Fall Out Boy, serta menggandeng produser kelas dunia seperti Rob Cavallo (Green Day) dan Dan Lancaster (Bring Me The Horizon).Baca Juga: Pecah! Konser HYDE di Indonesia Setelah 13 Tahun Hapus Kerinduan PenggemarVokalis Taka mengungkapkan bahwa DETOX lahir dari kegelisahan terhadap kondisi dunia yang menurutnya semakin kacau. “Sekitar empat tahun lalu, saya mulai sadar kalau dunia ini sedang menuju kekacauan besar. Album ini adalah respons jujur terhadap hal itu,” ujarnya di atas panggung.Taka menegaskan bahwa pesan dalam album ini bukan tentang politik, melainkan kemanusiaan. Baca Juga: Miris! Dikira Kerasukan, Bocah 11 Tahun di Rokan Hulu Justru Tewas Diduga Dianiaya saat Ritual Pengobatan Mistis“Kami bukan pemerintah, kami cuma band rock and roll. Kami hanyalah musisi yang ingin menyampaikan sesuatu kepada dunia,” katanya.Ia juga menyoroti sikap apatis sebagian musisi Jepang terhadap isu sosial. “Banyak artis Jepang memilih diam karena takut dikritik. Tapi saya tidak peduli. Kalau ada yang mau menyerang kami karena hal itu, silakan saja,” ungkapnya.Di akhir konser, Taka menyampaikan pesan emosional kepada penggemar. “Kalau kalian bangun pagi dan merasa hidup sedang berat, mungkin musik bisa sedikit membantu. Dunia memang sedang kacau, dan album ini kami buat untuk kalian yang berjuang melewati hari-hari sulit,” tutupnya.Baca Juga: DPRD Kota Surabaya Warning MBG: “Jangan Pertaruhkan Keselamatan Anak demi Kejar Program”Konser penutup tur Asia ONE OK ROCK di Jakarta menegaskan posisi mereka sebagai band global yang tak hanya kuat secara musikal, tetapi juga berani menyuarakan nilai kemanusiaan. Melalui DETOX, mereka mengajak pendengar untuk tidak menyerah pada kekacauan dunia, melainkan menemukan harapan lewat musik. (pop/nur) Editor : Nurista Purnamasari