Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kecewa Di-Grooming Ibu Kandung di Masa Lalu, Manohara Odelia Pinot Pilih Putus Komunikasi

Nurista Purnamasari • Rabu, 21 Januari 2026 | 08:42 WIB
Manohara Odelia Pinot mengungkap alasan memutus komunikasi dengan ibu kandungnya karena kecewa di-grooming saat masih remaja.
Manohara Odelia Pinot mengungkap alasan memutus komunikasi dengan ibu kandungnya karena kecewa di-grooming saat masih remaja.

RADAR SURABAYA - Belum surut kehebohan buku Broken String karya Aurelie Moeremans yang mengungkap kesedihan dan trauma masa lalunya menjadi korban child grooming, kasus tentang child grooming dan manipulasi juga muncul dari Manohara Odelia Pinot.

Bagi sebagian orang mungkin tidak familiar dengan nama ini. Tapi bagi sebagian lainnya mungkin sangat familiar dan mengikuti kisah Manohara di masa lalu.

Konflik berkepanjangan, kabur dari pernikahan dengan Pangeran Kelantan, hingga perseteruannya dengan ibu kandungnya yang saat itu Manohara masih berusia belasan tahun.

Manohara Odelia Pinot akhirnya buka suara mengenai hubungannya dengan sang ibu, Daisy Fajarina.
Ia mengaku telah memutus komunikasi karena merasa kecewa, dimanipulasi, dan bahkan dinikahkan saat masih di bawah umur tanpa persetujuannya.

Kini, Manohara juga membeberkan bukti-bukti manipulasi yang dilakukan ibunya, sekaligus mengungkap adanya serangan dari akun anonim yang diduga berasal dari pihak sang ibu.

Dalam pernyataannya, Manohara menegaskan bahwa hubungan dengan sang ibu sudah berakhir. Ia menyebut keputusan ini sebagai langkah sadar untuk melindungi diri dan kesehatan mental.

“Saya berulang kali dimanipulasi dan dimanfaatkan. Hubungan kami tidak pernah benar-benar sehat,” ungkap Manohara.

Ia mengaku pengalaman paling traumatis adalah ketika dirinya dinikahkan saat masih remaja, tanpa persetujuan pribadi. Peristiwa itu meninggalkan luka mendalam yang hingga kini masih membekas.

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Manohara menegaskan bahwa hubungannya dengan sang ibu sudah berakhir.

Ia menyebut keputusan ini bukan sekadar renggang, melainkan langkah sadar untuk menjaga kesehatan mentalnya.

Manohara kini membeberkan bukti-bukti manipulasi yang dilakukan ibunya, termasuk pengkondisian dan ancaman yang membuatnya tidak berdaya.

Selain itu, ia mengungkap adanya serangan dari akun anonim di media sosial yang kerap melontarkan komentar negatif dan menyudutkan dirinya. Menurut Manohara, pola serangan tersebut sangat mirip dengan gaya komunikasi sang ibu.

“Saya bisa mengenali cara bicara dan narasi yang dibangun. Saya menduga kuat akun-akun anonim itu dikendalikan oleh ibu saya sendiri,” ujarnya.

Serangan haters ini semakin memperkuat keputusannya untuk memutus komunikasi. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk manipulasi lanjutan yang berusaha merusak reputasi dan mentalnya.

Pengakuan Manohara memicu diskusi luas di media sosial. Banyak netizen menyatakan dukungan atas keberanian Manohara membuka luka lama, sementara sebagian menyoroti pentingnya regulasi lebih ketat untuk mencegah praktik pernikahan di bawah umur dan kekerasan psikologis dalam keluarga. (nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#dimanipulasi #manohara odelia pinot #child grooming #ibu kandung #kesehatan mental