RADAR SURABAYA - Sutradara kenamaan Indonesia, Joko Anwar, kembali menorehkan prestasi internasional setelah menerima penghargaan resmi dari Pemerintah Prancis.
Ia dianugerahi gelar Chevalier de l’Ordre des Arts et des Lettres (Ksatria dalam Ordo Seni dan Sastra) dalam sebuah upacara di Kementerian Kebudayaan Prancis, Paris, Kamis (11/12) malam waktu setempat.
Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi Joko Anwar dalam dunia sinema, yang dinilai telah memberikan dampak signifikan bagi perfilman Indonesia sekaligus memperkaya lanskap sinema global.
Upacara penganugerahan berlangsung khidmat di Gedung Kementerian Kebudayaan Prancis.
Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, secara langsung menyerahkan tanda kehormatan tersebut kepada Joko Anwar.
Dalam pernyataannya, Joko menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan pengakuan terhadap kemajuan para seniman Indonesia.
“Gelar ini bagi saya bukan pencapaian pribadi, tapi merupakan bentuk pengakuan pemerintah Prancis terhadap kontribusi seniman Indonesia untuk dunia,” tulis Joko Anwar di akun Instagram pribadinya.
Penghargaan Chevalier de l’Ordre des Arts et des Lettres merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi yang diberikan Pemerintah Prancis kepada individu yang dianggap berjasa dalam bidang seni dan sastra.
Joko Anwar bergabung dengan jajaran tokoh internasional yang pernah menerima penghargaan ini, menandai posisi pentingnya dalam perfilman dunia.
Karya-karya Joko Anwar seperti Pengabdi Setan, Impetigore, dan A Copy of My Mind telah mendapat apresiasi luas di festival internasional.
Film-filmnya dikenal membawa nuansa lokal Indonesia ke panggung global, sekaligus memperlihatkan kualitas sinema Tanah Air yang mampu bersaing di level dunia.
Penghargaan Chevalier de l’Ordre des Arts et des Lettres yang diterima Joko Anwar dari Pemerintah Prancis menjadi bukti nyata pengakuan internasional terhadap perfilman Indonesia.
Prestasi ini tidak hanya mengangkat nama Joko Anwar, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di kancah seni dan budaya dunia.
“Penghargaan ini adalah pengingat bahwa karya seni Indonesia memiliki tempat penting di panggung global,” ujar Joko Anwar. (hot/nur)
Editor : Nurista Purnamasari