RADAR SURABAYA - Lagu Stecu-Stecu karya musisi asal Indonesia, Feris Adam, resmi masuk daftar 20 lagu terpopuler dunia di TikTok 2025.
TikTok merilis daftar Global Top Songs 2025 dan menempatkan Stecu-Stecu di posisi ke-8, menjadikannya satu-satunya lagu dari Indonesia yang berhasil menembus jajaran global.
Fenomena ini menunjukkan kekuatan musik lokal yang mampu bersaing di panggung internasional berkat kreativitas konten dan dukungan komunitas digital.
Posisi dalam Daftar Global
TikTok mengumumkan 20 lagu paling populer sepanjang 2025. Lagu Stecu-Stecu berada di peringkat ke-8, bersanding dengan karya musisi dunia seperti Pretty Little Baby milik Connie Francis (posisi 1), Hold My Hand milik Jess Glynne (posisi 2), Rock That Body milik Black Eyed Peas (posisi 3), Azul milik J Balvin, dan APT milik Rose & Bruno Mars.
Menurut laporan TikTok Newsroom, Stecu-Stecu menjadi viral karena digunakan luas dalam berbagai konten kreatif, mulai dari dance challenge, video memasak, hingga tutorial makeup. Popularitasnya meluas ke berbagai negara, menjadikan lagu ini fenomena lintas budaya.
Pengamat musik digital, Yudha Pratomo, menyebut capaian ini sebagai bukti kekuatan komunitas kreator Indonesia.
“Keberhasilan Stecu-Stecu menunjukkan musik lokal bisa mendunia lewat platform digital. Ini momentum penting bagi musisi Indonesia untuk lebih percaya diri menembus pasar global,” ujarnya.
Feris Adam sendiri dalam wawancara singkat mengungkap rasa syukur atas pencapaian ini. “Saya tidak menyangka lagu ini bisa diterima luas. Terima kasih untuk semua kreator yang menjadikan Stecu-Stecu bagian dari konten mereka,” kata Feris.
Masuknya Stecu-Stecu karya Feris Adam ke daftar Top 20 Global TikTok 2025 menjadi tonggak penting bagi musik Indonesia.
Dengan menempati posisi ke-8, lagu ini membuktikan bahwa karya lokal mampu bersaing di panggung internasional berkat dukungan komunitas kreator dan kekuatan media sosial.
“Ini bukan sekadar pencapaian individu, tetapi bukti bahwa musik Indonesia punya daya saing global,” pungkas Yudha Pratomo. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari