Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ditipu Rp 100 Juta Saat Beli Mobil, Pak Tarno Ungkap Kasus Penipuan Lama karena Butuh Biaya Berobat

Nurista Purnamasari • Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:18 WIB

Pesulap Pak Tarno kembali angkat kasus penipuan lama sebesar Rp 100 juta yang dialaminya.
Pesulap Pak Tarno kembali angkat kasus penipuan lama sebesar Rp 100 juta yang dialaminya.

RADAR SURABAYA - Pesulap senior Pak Tarno kembali mengungkap kasus penipuan yang dialaminya pada 2012, saat kariernya tengah berada di puncak.

Ia mengaku kehilangan uang sebesar Rp 100 juta yang seharusnya digunakan untuk membeli mobil keluarga.

Kini, kasus tersebut kembali disorot karena kondisi kesehatannya yang menurun dan kebutuhan mendesak akan dana pengobatan.

Menurut keterangan kuasa hukum Pak Tarno, Hendro Widodo, peristiwa bermula dari tawaran pembelian mobil Avanza yang diterima kliennya.

Tanpa curiga, Pak Tarno menyerahkan uang tunai Rp 100 juta kepada terduga pelaku.
Namun, mobil yang dijanjikan tak pernah datang, dan uang pun tidak dikembalikan sepenuhnya.

“Waktu itu menyerahkan Rp100 juta untuk beli satu buah mobil, ternyata mobilnya nggak pernah ada,” ujar Hendro saat mendampingi Pak Tarno di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (28/10).

Sempat beredar kabar bahwa sebagian dana telah dikembalikan melalui pengacara sebelumnya, namun faktanya Pak Tarno hanya menerima Rp 1 juta dari total Rp 5 juta yang dijanjikan. Hal ini mendorong tim hukum yang baru untuk mengambil langkah lebih tegas.

Melihat kondisi kesehatan Pak Tarno yang semakin menurun, tim kuasa hukum berharap ada itikad baik dari pihak terduga pelaku untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Uang yang raib tersebut sangat dibutuhkan untuk menutupi biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari sang pesulap.

“Kita ingin masalah ini selesai, dan Pak Tarno bisa mendapat bantuan untuk berobat. Itu yang paling penting,” tegas Hendro Widodo.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi publik, terutama figur publik, untuk lebih berhati-hati dalam transaksi pribadi dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang belum jelas. (hot/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pesulap #biaya berobat #kasus lama #pak tarno #penipuan