RADAR SURABAYA - Produk kuliner Dimsum Bu Cetar milik Aisyahrani, adik dari artis Syahrini, tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, akun media sosial resmi produk tersebut kedapatan menggunakan foto milik Chef Devina Hermawan dan sejumlah UMKM lain tanpa izin untuk mempromosikan produknya.
Praktik ini memicu kritik dari warganet dan pelaku usaha kuliner yang menilai tindakan tersebut melanggar etika bisnis dan hak kekayaan intelektual.
Pakai Foto Chef Devina Tanpa Izin
Kontroversi bermula ketika akun Instagram @dimsumbucetar mengunggah foto Chef Devina Hermawan sedang memegang dimsum, seolah-olah sedang mempromosikan produk mereka.
Padahal, foto tersebut merupakan dokumentasi pribadi milik Devina yang sebelumnya diunggah untuk konten resep.
Chef Devina langsung mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah bekerja sama atau menjadi brand ambassador produk tersebut.
“Saya tidak pernah endorse atau kerja sama dengan produk ini. Foto saya digunakan tanpa izin,” tulis Devina di Instagram Story.
Juga Pakai Foto UMKM Lain Tanpa Izin
Selain Chef Devina, beberapa pelaku UMKM kuliner juga melaporkan bahwa foto produk mereka digunakan oleh akun Bu Cetar untuk promosi.
Beberapa di antaranya adalah pemilik usaha dimsum rumahan dan frozen food lokal yang merasa dirugikan secara moral dan komersial.
Praktik ini dinilai merugikan pelaku usaha kecil yang telah membangun branding secara mandiri.
Penggunaan foto tanpa izin juga berpotensi melanggar Undang-Undang Hak Cipta dan UU Perlindungan Konsumen.
Netizen pun ramai-ramai mengomentari permasalahan tersebut, yang menurut mereka tidak beretika dan tidak menghargai karya orang lain.
“Serius??? Se ga modal itu kah padahal nenteng tas kremes always..,” komentar akun @nin***.
“Sebagai fotograrer makanan, wow ini udah 2025 masih nyomot foto produk punya orang,” tulis akun @que***.
“Why soo ga modal, aku kira they are crazy rich asia,” tulis akun @mam***.
“MONEY CAN’T BUY CLASS,” komentar akun @90s***.
“Keep calm chef...jangan terpancing...tetaplah jdi chef elegan tercantik kami para fansmu...i love youchef...panjang umur sehat selalu bahagia selalu...,” tulis akun @tno***.
Setelah ramai diperbincangkan, akun @dimsumbucetar menghapus beberapa unggahan dan memberikan klarifikasi singkat bahwa foto-foto tersebut hanya “referensi visual.”
Namun, klarifikasi tersebut dinilai tidak cukup oleh publik, yang menuntut permintaan maaf terbuka dan perbaikan sistem pemasaran.
Kasus penggunaan foto publik tanpa izin oleh akun Dimsum Bu Cetar milik adik Syahrini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha tentang etika digital dan perlindungan hak cipta.
Di era pemasaran online, kredibilitas dan transparansi menjadi kunci utama membangun kepercayaan konsumen. (nur)
Editor : Nurista Purnamasari