Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini Sederet Kontroversi Liam Payne Semasa Hidup

Nurista Purnamasari • Jumat, 18 Oktober 2024 | 03:25 WIB
Liam Payne.
Liam Payne.

RADAR SURABAYA - Mantan penyanyi group One Direction, Liam Payne, 31, ditemukan meninggal dunia di hotel Casasur Palermo, Buenos Aires, Argentina, Rabu (16/10) malam waktu setempat.

Penyanyi bernama lengkap Liam James Payne itu meninggal dunia setelah jatuh dari balkon hotelnya di kamarnya di lantai tiga.

Sebelum ditemukan meninggal, kepolisian setempat mendapatkan pengaduan penghuni hotel melalui 911, dan melaporkan tindakan agresif Payne di lobi hotel.

Diketahui dia menghancurkan laptopnya kemudian membawanya kembali ke kamar.

Liam Payne baru saja berada di Argentina untuk menonton konser mantan rekannya di One Direction, Niall Horan, pada awal bulan ini.

Ia bahkan sempat ikut bernyanyi dalam tur keliling dunia Niall Horan itu.

Payne hadir bersama kekasihnya Kate Cassidy pada tanggal 30 September.

Namun Cassidy meninggalkan Argentina pada tanggal 14 Oktober.

Liam Payne memang dikenal menjadi mantan penyanyi group One Direction yang penuh kontroversi.

Semasa hidupnya Liam Payne memang kecanduan alkohol dan obat resep yang diduga mempengaruhi perilaku dan psikologisnya. Sehingga ia kerap tersandung masalah dan kontroversi.

Inilah beberapa kontroversi yang dilakukan Liam Payne semasa hidup:

Kecanduan alkohol dan narkoba

Liam Payne pernah mengungkapkan pada bulan Juni 2021 bahwa ia sedang berjuang melawan kecanduan alkohol dan obat resep pada satu titik ketika One Direction sedang tur.

Ia sudah pernah mengakui bahwa dirinya bergelut dengan kecanduan alkohol sejak One Direction mencapai kesuksesan pada awal dekade 2010-an.

Belakangan, tidak hanya alkohol. Liam Payne juga ketagihan memakai narkoba. Terutama kokain.

Ia beberapa kali masuk fasilitas rehabilitasi demi menyembuhkan kecanduan tersebut.

Mengklaim bahwa One Direction itu dirancang khusus untuknya

Pada 2022, Liam Payne tampil di podcast Logan Paul yang berjudul Impaulsive.

Pernyataannya menjadi viral karena ia bilang bahwa Simon Cowell membangun One Direction dengan dirinya sebagai pusat.

Ia mengklaim bahwa Cowell memilihnya lebih dulu, baru melengkapi formasi dengan empat member lainnya.

"Dari yang kudengar, aku adalah alasan kenapa One Direction terbentuk," ujar Liam dalam podcast tersebut.

"Ia (Simon Cowell) memulai dari aku dulu, baru memilih yang lainnya. Aku belum pernah menceritakan ini sebelumnya," tambahnya.

Tidak ikut mengasuh anaknya

Liam Payne menyambut kelahiran anak pertamanya yang lahir pada 2017 bersama penyanyi Cheryl Cole.

Pada 2020, Payne bilang kepada Tings Magazine bahwa ia tidak selalu hadir dalam mengasuh putranya itu.

"Kami berdiskusi sejak awal, dan karena berbagai alasan, aku dan Cheryl memutuskan bahwa aku tidak harus selalu mengasuhnya," jelasnya.

"Bukan hal yang aneh bagiku untuk tidak mengasuh anakku. Dia anak yang cukup tenang. Dia tidak terlalu mengkhawatirkan banyak hal," imbuhnya.

Saat potongan dari wawancara tersebut viral, Liam Payne dikecam sebagai ayah yang tidak peduli dengan anaknya sendiri, terutama dalam tumbuh kembang dan pola asuh.

Namun, Payne menepis berita tersebut di Instagram-nya. Ia mengkritik artikel-artikel dengan judul clickbait, karena dianggap memutarbalikkan kata-katanya.

Membenci Zayn Malik

Liam Payne juga mengungkap ketidaksukaannya terhadap Zayn Malik.

"Ada banyak hal mengapa aku tidak suka Zayn, dan juga alasan kenapa aku akan selalu, dan selalu, ada di pihaknya," ungkapnya.

Saat masih bersama One Direction, Zayn Malik dan Liam Payne terlihat punya kedekatan yang erat satu sama lain.

Persahabatan mereka bahkan membuat penggemar menjuluki bromance tersebut "Ziam."

Namun, saat Zayn Malik bikin geger kalau dia ingin keluar dari One Direction, Liam Payne-lah yang paling tidak terima.

Bahkan Liam Payne juga menjelek-jelekkan Zayn saat menanggapi perseteruan Zayn dengan mertuanya.

Menjelekkan musik dan selera fashion Harry Styles

Pada 2017, ketika diminta pendapatnya tentang karier solo Harry Styles dan Niall Horan, Liam Payne bilang kepada Music Choice kalau lagu-lagu debut Horan sangat keren, tetapi Payne tidak suka dengan lagu "Sign of The Times" milik Styles, karena bukan seleranya.

"Itu bukan jenis musikku, jadi itu bukan sesuatu yang akan kudengarkan. Itulah cara terbaik yang akan kukatakan," katanya.

Harry Styles sendiri dikenal karena selera fashion-nya yang eksentrik. Sejak bersolo karier, gaya berpakaiannya sering dipuji Vogue.

Namun, Liam Payne bilang kalau Harry Styles bukanlah orang yang dia kenal dulu.

Dalam wawancaranya dengan The Face, Payne mengaku kalau Harry Styles berubah drastis semenjak keluar dari One Direction, hingga ke titik di mana Styles seperti orang asing bagi Payne.

"Aku tidak tahu apa yang akan aku katakan kepadanya selain, 'Halo' dan 'Apa kabar?' Maksudku, lihatlah, kita sangat bertolak belakang. Aku seperti versi antikristus dari Harry," jawabnya.

Bertengkar dengan sesama member One Direction

Masih di podcast Logan Paul, Liam Payne juga sempat mengungkap bahwa ia pernah bertengkar hebat dengan salah seorang member di backstage. Ia bahkan dilempar ke dinding oleh member tersebut.

"Ada satu momen ketika terjadi pertengkaran di belakang panggung, dan salah satu member melemparku ke dinding," ungkap Liam.

"Aku berkata, 'Kalau kamu tidak melepas tanganmu, kamu tidak bisa menggunakannya lagi'," ceritanya.

Ia tidak menyebutkan siapa sosok itu. Apakah Zayn, Louis Tomlinson, Niall Horan, ataukah Harry Styles.

Namun menurut mantan kekasihnya, Maya Henry, sosok yang berkelahi dengan Liam saat itu adalah Zayn Malik.

Baca Juga: Jawa Timur Jadi Kontributor Utama Produksi Tebu Nasional, Segini Produksinya

Berseteru dengan Justin Bieber

Liam Payne dan Justin Bieber sempat berselisih selama bertahun-tahun.

Drama antara kedua penyanyi ini dimulai ketika Payne menyebut Bieber di akun Twitter-nya (sekarang X).

Pasalnya, pada 2015, seorang Belieber mencuit kalau Liam Payne tidak akan lebih sukses daripada penyanyi "Baby" tersebut.

Liam Payne menanggapi dengan sarkastik dan menyinggung penangkapan Justin Bieber di masa lalu, "Sudah berapa kali aku ditangkap".

Pada tahun yang sama, Justin Bieber membalas One Direction di Snapchat.

Saat Bieber dan One Direction bersiap merilis album di hari yang sama, persaingan itu kembali memanas.

Bieber mengunggah foto dirinya yang menunjukkan wajah ketakutan di Snapchat dan menulis, "Wajah yang kau buat saat merilis album di hari yang sama dengan Justin Bieber".

Pada 2019, Liam Payne mengklarifikasi hal tersebut kepada Mirror kalau perseteruan yang sudah berlangsung lama antara dia dan Justin Bieber sudah selesai. Soalnya, mereka sempat ketemu dan ngobrol.

Diduga selingkuh saat bertunangan dengan Maya Henry

Setelah bercerai dengan istrinya, Cheryl Cole pada 2018, Liam Payne diisukan dekat dengan Maya Henry yang saat itu berusia 18 tahun.

Namun, rumor ini dibantah keras oleh Payne dan timnya. Pada 2020, Payne membenarkan kalau ia sudah bertunangan dengan Maya dalam sebuah wawancara di Good Morning America.

Hubungan mereka tampak berjalan baik hingga April 2022. Namun, tersiar kabar kalau keduanya ingin mengakhiri pertunangan mereka.

Dua hari kemudian, Liam Payne terlihat sedang digandeng seorang gadis lain.

Netizen pun heboh, mereka memborbardir Maya Henry dengan banyak pertanyaan.

Maya pun akhirnya memberikan tanggapan dengan mengomentari foto Payne dan pacar barunya, Aliana Mawla, yang di unggah sebuah akun media di Instagram.

"Aku sangat mencintai semua penggemar, tetapi tolong berhenti mengirimiku foto-foto tunanganku yang sedang bersama perempuan lain. Ini bukan aku (di dalam foto tersebut) dan cukup sulit menerima hal ini. Cukup."

Postingan Maya Henry ini malah memicu rumor kalau Liam Payne ketahuan selingkuh dengan Aliana Mawla.

Baca Juga: Tekan Kecelakaan di Surabaya, Ini yang Dilakukan Polisi Selama Operasi Zebra Semeru 2024

Meneror mantan tunangan

Pada Oktober 2024 lalu, Maya Henry membuat postingan TikTok dan mengklaim bahwa Liam Payne masih terus mengganggunya. Bahkan setelah mereka putus.

"Sejak kami putus, ia mengirimiku pesan bahwa ia akan merusak ponselku. Tidak hanya dari ponselnya, pesan itu juga selalu dikirim lewat nomor yang berbeda, jadi aku tidak pernah tahu dari mana pesan itu akan datang," tutur Maya Henry.

Maya juga berkata bahwa Liam Payne juga kerap menghubunginya, bahkan ibunya.

Saking terganggunya, ibu Maya, Azteca Henry, membuat akun iCloud baru.

Karena merasa sangat terganggu, Maya Henry sempat mengambil jalur hukum. Dia menuntut Liam Payne.

"Dia (Maya) telah menunjuk pengacara Marco Crawford dan Daniel Cerna untuk mewakilinya," sebut pernyataan resmi Maya Henry yang dikutip Daily Mail.

Baca Juga: Ini Penyebab yang Sering Bikin Gen Z Mudah Depresi, Jangan Disepelekan!

Mengobjektifikasi pakaian kekasihnya

Pada Agustus 2024, Liam kembali menjadi sorotan setelah bercanda soal pakaian kekasihnya, Kate Cassidy, dalam sebuah video TikTok.

Dalam unggahan itu, Liam menulis komentar, "Kamu terlihat cantik. Akhirnya bajumu tertutup kali ini," tulisnya.

Kate Cassidy tidak ambil pusing dengan hal itu. Banyak penggemar yang merasa komentar tersebut tidak pantas dan mengandung unsur seksisme. Liam dianggap mengobjektifikasi pakaian yang dipakai kekasihnya.

Baca Juga: Produksi Komoditas Pangan Melimpah, Jatim Deflasi 5 Bulan Berturut-turut

Lirik lagu kontroversial

Setelah sukses dengan single debutnya, "Strip That Down", Liam Payne ingin meniru kesuksesan lagu-lagu pop dengan sentuhan cabul.

Namun, lagu Payne berikutnya, "Both Ways", justru gagal. Lagu tersebut menggambarkan tentang hubungan intim dengan pasangan biseksual.

Adapun, penggemar agak risih dengan lirik seperti, "Lovin' the way she's turning you on, switching the lanes like a Bugatti Sport".

Netizen langsung menegur bintang pop tersebut di Twitter (sekarang X), karena liriknya diyakini mengagung-agungkan biseksualitas. Selain itu, judul lagu tersebut juga menuai kecaman.

Seorang netizen menulis, "Both Ways tidak hanya menjijikkan karena memperlakukan perempuan biseksual sebagai objek seks, tetapi juga fakta bahwa judul "Both Ways" itu ketinggalan zaman dan menyinggung biseksual #liampayneisoverparty".

Liam Payne sendiri menanggapi kontroversi tersebut dan meminta maaf atas lirik yang menyinggung itu.

Itulah sederet kontroversi yang dilakukan Liam Payne semasa hidup. Atas kematian Payne, banyak penggemarnya di seluruh dunia mengucapkan duka cita mereka. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kontroversi #justin bieber #zayn malik #liam payne #meninggal dunia #harry style