RADAR SURABAYA–Berawal dari salah satu akun X yang memposting sebuah poster tentang sebuah party night di salah satu club di Surabaya dengan judul “A Hidden World : K-Pop Night Party Burning Sun Surabaya.”
Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, postingan tersebut langsung viral dan mendapat banyak hujatan dari netizen Indonesia maupun luar negeri.
Pasalnya, event itu dinilai membangkitkan salah satu skandal paling memalukan di dunia K-Pop. Juga pencantuman gambar dan foto Seungri untuk promosi tanpa izin yang langsung dibantah sang Idol dan mengancam akan menuntut secara hukum.
“Guys ini tolong banget! Darah gue mendidih. Ada club di Surabaya yang ngasih panggung pelaku Sex Trafficking!! Dia ini direktur dari burning sun asli di Korea yang udah convicted sexual bribery. Tuduhan dia assault, mucikari, dan sex cam. Di Korea di cancel malah dikasih panggung!!” ujar akun X @yomyluv, Jum’at (9/8).
Skandal Burning Sun, juga dikenal sebagai Burning Sun gate, adalah skandal hiburan dan seks 2019 di Seoul, Korea Selatan, yang melibatkan beberapa selebriti, termasuk idola Korea dari grup K-pop populer, dan pejabat polisi. Itu adalah skandal terbesar yang melanda industri K-pop.
Skandal ini melibatkan sejumlah selebriti terkenal di Korea Selatan (Korsel), pejabat polisi, termasuk idola dari grup K-pop populer, yakni Seungri, yang juga mantan member boygrup Bigbang.
Skandal ini menjadi skandal terbesar yang pernah melanda industri K-pop. Tuduhan kejahatan seks yang menambah epidemi negara itu dari apa yang disebut ‘Molka’, sebuah kata yang digunakan ketika menyebarkan video seks secara daring tanpa izin.
Kabar terakhir terdapat 14 tuntutan yang keluar dari skandal tersebut, termasuk beberapa tuntutan lain yakni perjudian, transaksi mata uang ilegal, kekerasan, penggelapan dana, penyelundupan dan distribusi obat-obatan terlarang.
Termasuk juga penyalahgunaan kekuasaan, kekerasan seksual atau pemerkosaan, dan masih banyak lagi. Dari skandal tersebut menjadi umpan bagi partai politik Korsel yang berdebat tentang bagaimana menanganinya.
Kabar ini sempat meredup dan kembali ramai pada 19 Mei 2024 ketika media BBC mengupload sebuah film dokumenter berdurasi 1 jam lebih di channel Youtube mereka dengan judul “Burning Sun: Exposing The Secret K-Pop Chat Groups – BBC World Service Documentary” yang telah ditonton sebanyak 6,6 juta kali di platform tersebut.
Dari video tersebut membuat seluruh fans K-pop membuka mata dan meng’cancel’ Seungri di seluruh industri hiburan Korea dan luar negeri. Tetapi pada tanggal 9 Agustus kemarin, diketahui Event Orginizer (EO) TSV Management membuat sebuah party club yang mengambil nama Burning Sun dan (seolah-olah) mengundang Seungri Ex-Bigbang.
Banyak sekali tanggapan netizen tentang hal tersebut, bahkan berita ini sudah sampai ke media Internasional termasuk media Korea Selatan.
“Mengundang Seungri aja udah salah, ini lagi pakai nama acaranya “Burning Sun Surabaya”. Gila lu. Korbannya manusia loh. Bisa-bisanya kejadian tersebut dijadikan sebagai nama event kayak gini? “Best Honor”?? “The New Chapter is Born”??” ujar salah satu netizen di akun X @LimCheiNotes
“Dilaporkan bahwa Seungri, yang tahun lalu dirilis sebagai ‘Burning Sun Gate’ akan tampil spesial di acara ‘Burning Sun’ di Indonesia,” kutip dari Instagram media korea @izitmag_ (10/8).
Dalam hal ini, banyak sekali orang yang penasaran apakah memang Seungri akan hadir?
Lantas bagaimana tanggapan Seungri?
Dilansir dari Naver.com, mantan member Bigbang ini langsung membantah kabar dirinya akan tampil spesial di acara ‘Burning Sun’ yang digelar di Indonesia.
“Aku bahkan tidak tahu dimana wilayah Indonesia yang disebutkan dalam artikel itu,” ujar Seungri kepada Daily Sports pada Minggu (11/8).
“Dikatakan aku akan pergi ke sana pada 31 Agustus, tapi aku tidak punya rencana melakukannya. Ini jelas tidak masuk akal,” lanjutnya.
Seungri memperkirakan kemungkinan akan mengambil tindakan hukum, termasuk pelanggaran hak potret dan pencemaran nama baik karena menerbitkan informasi palsu.
Seraya berita tersebut viral dan Seungri sendiri yang mengklarifikasinya, hari ini 12 Agustus 2024, Event Organizer acara terebut mengklarifikasi di laman Instagramnya @tsvmanagement.
Video tersebut diklarifikasi oleh Megi perwakilan TSV Management dan Agus dari perwakilan Gentleman Club yang mengucapkan permohonan maaf untuk semua, terkhusus fans Kpop all fandom, dan memberi statement bahwa pihak TSV tidak memberi pernyataan bahwa mereka akan mengundang Seungri, dan tidak ada aktivitas illegal dalam acara tersebut.
Adapun Seungri dan judul Burning Sun Surabaya dimaksudkan untuk mengingatkan para wanita dan penikmat musik kpop terkhusus night club agar terus berhati-hati di dunia malam, karena insiden tersebut mudah ditemui di dunia malam dan siapa pun bisa menjadi korban atau pelaku.
Terakhir, Megi mengatakan karena banyaknya miss leading dalam informasi tersebut, acara ‘Burning Sun Surabaya’ resmi dibatalkan (12/8). (bel/mag/jay)
Editor : Jay Wijayanto