KEBIJAKAN Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengenai pajak hiburan naik sekitar 40 hingga 75 persen, benar-benar membuat Inul Daratista tak habis pikir.
Biduan yang juga pengusaha karaoke keluarga itu langsung memprotes kebijakan Sandiaga.
Protes ia lakukan lewat beberapa cara, antara lain melalui media social seperti Facebook dan Instagram.
Sang Ratu Ngebor mengunggah potongan video Sandiaga buka kartu soal upaya judicial review atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 soal Kebijakan Kenaikan Pajak Hiburan lewat akun Instagram terverifikasi, Rabu (17/1).
Inul berharap pemerintah membedakan bisnis rumah karaoke keluarga dengan diskotik serta kelab malam.
“Bapak mbedahnya yang ajeb-ajeb, dung dang dung dem dem discotique, club malam. Mbedah karaoke keluarga pak, tempat saya bukan kebutuhan mewah, gak ada jeb ajeb ajeb,” cuit Inul.
Bintang sinetron Kenapa Harus Inul? membeberkan, di rumah karaoke hanya ada keluarga nyanyi, gelas-gelas kaca sambil makan kacang dan jus jeruk.
Inul menantang Sandiaga Uno membedah bisnis karaokenya. “Pak ayuk pak usaha saya di bedah, isine cuma F&B dan room tok til pak, jgn di samain, isine gak ada apa apa. Enggak ada LC-MIRAS-Live music dll,” ungkap pelantun “Kocok-kocok” menyambung.
“Bapak mau ambil dari sisi manapun dari komponen mana aja abot (berat) di kami tetep enggak nutut (mencukupi) pak. Ya Allah, kapan seh duduk bareng ayuk tak tunggu,” tulis Inul lagi.
Setelahnya, istri Adam Suseso menagih janji Sandiaga Uno untuk ngopi bareng dan diskusi wacana pajak hiburan naik. Perempuan asli Kejapanan Pasuruan itu berharap aspirasi pengusaha didengar pemerintah.
“Jangan ceramah sendiri begini di bedah bareng-bareng, di agendakan yang bener, klo cuma ngomong bgni aspirasi kita ditampung di mana? Cuma denger penjelasan bapak saja. Ngopa-ngopi ngomong bae… ora onok jebule (Ngomong saja enggak ada realisasi),” ia mengakhiri. (uta/opi)
Editor : Jay Wijayanto