Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Putri Titian Ajarkan Tiga Kata Kunci pada Anak

Lambertus Hurek • Sabtu, 19 Maret 2022 | 12:27 WIB
DEWASA: Putri Titian selalu melibatkan anak-anaknya dalam aktivitasnya sehari-hari. (INSTAGRAM)
DEWASA: Putri Titian selalu melibatkan anak-anaknya dalam aktivitasnya sehari-hari. (INSTAGRAM)
SURABAYA - Putri Titian termasuk aktris yang tak banyak drama di industri hiburan tanah air. Sejak menikah dan punya dua anak, istri aktor Junior Liem ini lebih fokus ke keluarga. Putri Titian mengajarkan nilai-nilai kebaikan pada kedua anaknya, yakni Theodore Iori Liem, 5 dan Mykah Iago Liem, 3.

Ada tiga kata kunci yang diajarkannya, yakni "maaf", "tolong", dan "terima kasih". "Kalau mengajarkan kebaikan di rumah memang sudah dibiasakan dari kecil, sesederhana mengucapkan terima kasih ketika sudah ditolong sama mbak. Atau saat dia mau minta tolong, dia bilang 'suster, tolong bantuin aku cuci tangan, ya'," kata Putri Titian saat acara virtual bersama Bebelac, Kamis (17/3).

"Terus kalau aku kelepasan marah-marah, malamnya aku biasakan minta maaf. 'Maaf ya, tadi mami marah-marah' terus aku cerita. Mereka juga jadi paham kalau siapapun yang salah harus minta maaf, enggak cuma anak kecil tapi orang dewasa juga. Itu tiga kata-kata yang kita biasakan," lanjut dia.

Selain itu, Putri Titian juga mengaku selalu melibatkan anak-anaknya dalam aktivitasnya sehari-hari. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan buah hatinya.

"Tiap aku masak telur dadar, aku selalu tanya Lori mau bantuin mami kocok telur enggak? Terus pas udah jadi, aku bilang 'terima kasih ya udah dibantuin, telurnya pasti enak banget'," ujarnya.

Menurut Putri Titian, hal tersebut akan membuat anak merasa senang karena kebaikannya diapresiasi. Putri Titian mengatakan, nilai-nilai kebaikan sangat penting untuk diajarkan oleh orang tua di rumah, apalagi saat pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, anak-anak tentu lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

"Kalau dulu kan bisa kita bawa ke playground, mereka belajar antri. Terus di sekolah, belajar berbagi mainan sama temannya. Sekarang kan enggak bisa, jadi orang tuanya yang dituntut untuk kreatif," kata dia.

"Apalagi di umur golden age, mereka butuh stimulasi sebanyak-banyaknya untuk membantu perkembangan mereka," imbuh perempuan 30 tahun itu. (ara/opi) Editor : Lambertus Hurek
#putri titian tak suka drama #putri titian #anak putri titian