Pelecehan seksual yang dialami Bunda Maia ini diungkapkannya saat berbincang dengan Nikita Willy di akun YouTubenya. Pelecehan yang dialami Maia berupa, dirinya dicium oleh tukang kebun. “Karena masih kecil aku nggak trauma. Aku belum tahu saat itu. Ngapain sih nyedot-nyedot mulut aku? Tapi itu adalah pelecehan,” tegas Maia Estianty.
Pengalaman itu diakuinya membekas hingga masih sangat diingat oleh ibunda Al, El dan Dul sampai sekarang. Maia bahkan menyebut kejadian tersebut sebagai pengalaman paling buruk yang dialaminya sewaktu masih kecil.
Dari kejadian yang dialaminya tersebut, Maia meminta keluarga yang memiliki anak perempuan untuk menjaganya dengan baik. Karena bisa saja kejahatan seksual dilakukan oleh orang yang tidak pernah kita duga.”Aku minta kakakku yang punya anak perempuan jangan pernah dilepas (anaknya),” tutur perempuan asli Surabaya itu.
Selain menceritakan hal buruk waktu kecil dulu, Maia juga mengungkapkan pengalaman manis berkesan yang dirasakannya. Yaitu pada saat ikut lomba marching band.
“Kenangan yang bahagia waktu kecil saat ikut marching band, ikut lomba sampai tingkat nasional dari Surabaya ke Jakarta. Dilatih gila-gilaan dan guyubnya dapat. Dan kita menang juara nasional,” kenangnya. (jpc/opi) Editor : Lambertus Hurek