JAKARTA - Duel klasik raksasa kecil Amerika Latin antara Argentina versus Brasil di Piala Dunia U-17 2023 dimenangi Argentina Junior.
Argentina berhasil membalas kekalahan dari Brasil sekaligus merebut tiket semi final Piala Dunia U-17 2023 setelah menaklukkan rival abadinya, Brasil, dengan skor telak 3-0 di Jakarta International Stadium, Jumat (24/11) malam WIB.
Tim besutan Diego Placente ini selanjutnya akan menghadapi Jerman di empat besar setelah mengalahkan Spanyol dengan skor tipis 1-0 pada laga sore hari di venue yang sama.
Para pemain Argentina menyambut kemenangan ini secara emosional. Mereka berhasil membalas kekalahan 3-2 dari Brasil dalam laga terakhir kedua tim di Piala Amerika Selatan U-17 2023 pada April lalu yang juga sebagai kualifikasi Piala Dunia U-17 ini.
Claudio Echeverri mencetak hat-trick gemilang saat Argentina taklukkan Brasil dalam laga Superclásico. Hat-trick tersebut membantu Argentina mengalahkan juara bertahan Piala Dunia U-17 FIFA, Brasil, dan melangkah ke babak empat besar.
Echeverri sudah membuka keunggulan Argentina di menit ke-26 menyambut umpan Dylan Gorosito. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.
Echeverri selanjutnya memaksa kiper Phillipe Gabriel memungut bola dari jalanya untuk kali kedua pada menit ke-58.
Kapten tim Tango tersebut kemudian melengkapi hattrick-nya 13 menit kemudian.
Ia memanfaatkan umpan terukur dari Agustin Ruberto, melewati Gabriel, dan dengan tenang mencocor bola ke gawang kosong, memastikan kemenangan dan memuncaki klasemen pencetak gol terbanyak adidas Golden Boot.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Jerman di babak semi final di Stadion Manahan, Surakarta, pada hari Selasa (28/11).
Jerman sukses singkirkan Spanyol dengan kemenangan tipis 1-0 lewat gol penalti.
Keberhasilan lolos ke semi final turnamen kelompok umur ini merupakan yang kelima kalinya bagi Jerman. Terakhir kali mereka merasakan empat besar adalah pada tahun 2011.
Paris Brunner berhasil mencetak gol melalui penalti di babak kedua dan membawa kemenangan untuk Jerman atas Spanyol dalam perempat final Piala Dunia U-17 FIFA di Jakarta.
Pemain muda dari Borussia Dortmund ini berhasil memenangkan penalti dan mengeksekusinya dengan dingin untuk memenangkan pertarungan ketat antara kedua tim kuat Eropa ini.
Spanyol lebih progresif sepanjang babak pertama yang seru, dengan penyelamatan mengagumkan dari Max Schmitt yang mencegah Marc Guiu dan kemudian Juan Hernandez untuk membuka skor.
Jerman mulai menguasai permainan setelah jeda, dan mereka memiliki lini serang yang mampu menciptakan peluang dengan cepat. Brunner adalah salah satu talenta cemerlang tersebut dan setelah menunjukkan keahlian luar biasa untuk melewati Hector Fort, bek Spanyol itu menjatuhkannya, memberikan hadiah penalti.
Brunner maju sendiri untuk menjalankan tendangan dan menghantam bola dengan presisi ke pojok, mengirim kiper Raul Jimenez ke arah yang salah.
Spanyol mendominasi penguasaan bola setelah itu tetapi kesulitan untuk menciptakan peluang yang jelas. Terjadi drama pada akhir pertandingan ketika Jimenez dikeluarkan setelah menarik Bilal Yalcinkaya untuk menghentikan peluang mencetak gol di waktu tambahan, sehingga Jerman mengamankan tempat mereka di empat besar. (fifa/rak)
Editor : Jay Wijayanto