RADAR SURABAYA – Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 semakin sempurna setelah mendominasi penghargaan individu.
Gelandang sekaligus kapten tim, Rodri, dinobatkan sebagai peraih Bola Emas atau pemain terbaik turnamen.
Dalam laga final di Stadion MetLife, Senin pagi WIB, Spanyol mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0.
Gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka diikuti dengan tiga penghargaan individu bergengsi.
Selain Rodri, kiper Unai Simon meraih Sarung Tangan Emas sebagai penjaga gawang terbaik turnamen.
Sementara bek muda Pau Cubarsi dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik, mengungguli rekan setimnya yang juga berusia 19 tahun, Lamine Yamal.
Argentina sebenarnya berharap sang kapten, Lionel Messi, mampu mencatat sejarah dengan meraih Bola Emas untuk ketiga kalinya.
Sebelumnya, Messi menjadi satu-satunya pemain yang pernah memenangkan penghargaan tersebut lebih dari sekali sejak pertama kali diberikan pada 1978.
Baca Juga: Kylian Mbappe Cetak Sejarah! Raih Sepatu Emas Piala Dunia Dua Kali Beruntun
Namun, performa konsisten Rodri sepanjang turnamen membuat penghargaan itu jatuh ke tangan gelandang Spanyol tersebut.
Messi harus puas meraih Bola Perak, sedangkan penyerang Prancis, Kylian Mbappe, memperoleh Bola Perunggu.
"Grup ini luar biasa. Kami adalah juara dunia dua kali. Ini adalah pencapaian yang sangat sulit diraih, terlebih kami mengalahkan tim sekelas Argentina," kata Rodri.
Penghargaan ini melengkapi kebangkitan luar biasa Rodri setelah sempat mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) hampir dua tahun lalu.
Sebelumnya, gelandang Manchester City itu juga sukses memenangkan Ballon d'Or 2024.
"Saya bangga. Saya ingin generasi baru melihat bahwa semuanya mungkin. Seorang pemain yang pernah berada di puncak lalu terpuruk masih bisa bangkit kembali. Ini adalah contoh untuk tidak pernah menyerah," ujarnya.
Sepanjang turnamen, Rodri memang tidak mencetak gol. Namun, perannya sebagai pengatur tempo permainan dan pengendali penguasaan bola menjadi kunci keberhasilan Spanyol menguasai pertandingan.
Dengan prestasi tersebut, Rodri menjadi pemain ke-11 dalam sejarah yang mampu meraih gelar Piala Dunia, Liga Champions UEFA, dan Ballon d'Or.
Di bawah mistar gawang, Unai Simón juga tampil impresif. Ia mencatatkan rekor tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Baca Juga: Dewan Eropa Serang FIFA, Tuding Piala Dunia 2026 Buka Celah Kecurangan dan Intervensi Politik
"Statistik ini mencerminkan kerja keras seluruh tim dalam bertahan. Jika ingin menjadi juara dunia, Anda harus tampil konsisten. Kami berhasil melakukannya bersama-sama," ujar Simón.
Ia menambahkan, Spanyol mampu melewati ujian berat dengan menghadapi Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo, Prancis bersama Kylian Mbappé, hingga Argentina yang dipimpin Lionel Messi.
"Kami berhasil tetap tenang dan mengendalikan emosi dalam menghadapi para pemain kelas dunia. Itu menjadi salah satu kunci kesuksesan kami," katanya.
Sementara itu, Kylian Mbappe memastikan diri sebagai peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026 setelah mengoleksi 10 gol dan empat assist bersama Prancis yang finis di peringkat keempat.
Adapun Lionel Messi mengakhiri turnamen dengan torehan delapan gol dan empat assist.
Pada laga final melawan Spanyol, megabintang Argentina itu gagal mencetak gol maupun assist untuk pertama kalinya dalam 12 pertandingan terakhirnya di ajang Piala Dunia.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan