Spanyol vs Argentina: Lionel Messi Kejar Dua Rekor Sekaligus di Final Piala Dunia 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 21:43 WIB
Lionel Messi incar gelar golden Ball sebagai pemain terbaik. (AP Photo/Rebecca Blackwell)
Lionel Messi incar gelar golden Ball sebagai pemain terbaik. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

RADAR SURABAYA – Lionel Messi masih memiliki satu misi besar saat memimpin Argentina menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026.

Kapten La Albiceleste itu berpeluang mencatat sejarah dengan meraih Bola Emas (Golden Ball) ketiga sebagai pemain terbaik turnamen, meski peluang merebut Sepatu Emas (Golden Boot) semakin berat.

Messi saat ini tertinggal dua gol dari penyerang Prancis, Kylian Mbappe, dalam daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.

Mbappe mengoleksi 10 gol setelah tampil tajam pada laga perebutan tempat ketiga, sedangkan Messi masih mengemas delapan gol.

Untuk merebut Sepatu Emas, Messi harus mencetak setidaknya dua gol pada partai final melawan Spanyol. 

Meski demikian, peluang Messi membawa pulang Bola Emas justru sangat terbuka. Pemain berusia 39 tahun itu menjadi motor permainan Argentina sepanjang turnamen dan sukses mengantarkan timnya melaju ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.

Baca Juga: Spanyol vs Argentina: Tim Tango Argentina Punya Cara Redam Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi Jadi Kunci

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, tidak ragu memberikan pujian kepada sang kapten.

"Dia adalah sejarah. Dia adalah legenda," ujar Scaloni dikutip The Guardian.

Jika kembali meraih Bola Emas, Messi akan memperpanjang rekornya sebagai satu-satunya pemain yang mampu memenangkan

penghargaan pemain terbaik Piala Dunia sebanyak tiga kali sejak penghargaan tersebut diperkenalkan pada 1978.

Selain Bola Emas dan Sepatu Emas, FIFA juga akan mengumumkan pemenang Sarung Tangan Emas (Golden Glove) untuk kiper terbaik serta Pemain Muda Terbaik (Best Young Player Award) usai final.

Spanyol memiliki peluang besar membawa pulang penghargaan individu. Kiper Unai Simón tampil impresif dengan hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan.

Sementara itu, Lamine Yamal menjadi salah satu pemain muda paling bersinar sepanjang turnamen berkat penampilan gemilangnya di lini depan.

Di sisi lain, Messi tetap menjadi sosok sentral bagi Argentina. Delapan kali peraih Ballon d'Or itu telah menorehkan berbagai rekor sepanjang kariernya.

Namun, gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia masih menjadi satu-satunya penghargaan bergengsi yang belum pernah berhasil ia raih.

Menjelang dua pertandingan terakhir turnamen, Messi dan Mbappé sama-sama mengoleksi delapan gol.

Saat itu, Messi unggul dalam penentuan peringkat berkat catatan assist yang lebih banyak.

 Namun, tambahan dua gol Mbappé pada laga perebutan tempat ketiga membuat penyerang Prancis tersebut kini memimpin perburuan Sepatu Emas.

Baca Juga: Declan Rice Sebut Skuad Inggris Terbaik Sejak Juara Piala Dunia 1966

Final Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung penentuan. Selain memperebutkan trofi juara dunia, pertandingan Argentina melawan

Spanyol juga akan menentukan apakah Messi mampu menambah koleksi penghargaan individu dalam karier luar biasanya atau Mbappé yang menutup turnamen sebagai peraih Sepatu Emas.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
spanyol vs Argentina Piala Dunia 2026 lionel messi