Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Messi Masih Memimpin, Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia Belum Berakhir

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 16 Juli 2026 | 18:14 WIB
Perebutan sepatu emas masih belum berakhir hingga babak final. (Opta)
Perebutan sepatu emas masih belum berakhir hingga babak final. (Opta)

RADAR SURABAYA – Persaingan memperebutkan penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) Piala Dunia 2026 masih belum berakhir.

Gol yang dicetak pada pertandingan perebutan tempat ketiga tetap dihitung dalam daftar pencetak gol terbanyak, sehingga sejumlah pemain masih memiliki peluang menggeser pemuncak klasemen.

Laga perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Inggris melawan Prancis, Minggu (19/7), pukul 04.00 WIB, diprediksi menjadi penentu peraih penghargaan pencetak gol terbanyak turnamen.

Sehari berselang, Argentina akan menghadapi Spanyol pada partai final.

Hingga menjelang dua pertandingan terakhir, Lionel Messi dan Kylian Mbappe sama-sama mengoleksi delapan gol.

Namun, Messi untuk sementara memimpin perebutan Sepatu Emas karena unggul dalam jumlah assist dibandingkan penyerang Prancis tersebut.

Baca Juga: Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Dititipi Mimpi Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030

Di bawah keduanya terdapat penyerang Norwegia, Erling Haaland, dengan tujuh gol.

Meski demikian, Haaland sudah tidak memiliki kesempatan menambah koleksi golnya karena Norwegia tersingkir di babak perempat final.

Dua pemain Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham, masih berpeluang mengejar setelah sama-sama mengoleksi enam gol.

Sementara itu, winger Prancis Ousmane Dembele dan penyerang Spanyol Mikel Oyarzabal juga belum menyerah dengan torehan masing-masing lima gol.

Komposisi pemain yang diturunkan Inggris maupun Prancis dalam laga perebutan tempat ketiga diperkirakan akan sangat memengaruhi persaingan Sepatu Emas.

 Jika kedua pelatih menurunkan kekuatan terbaik, peluang terjadinya perubahan di papan atas daftar pencetak gol masih sangat terbuka.

Sejarah menunjukkan bahwa pertandingan perebutan tempat ketiga kerap menjadi penentu peraih penghargaan tersebut.

Baca Juga: Kisah di Balik Terciptanya Trofi Piala Dunia, Mahakarya yang Menjadi Ikon Sepak Bola

Dalam sejarah Piala Dunia, tujuh pemain peraih Sepatu Emas berhasil mencetak gol pada laga perebutan tempat ketiga.

Empat di antaranya bahkan memastikan gelar pencetak gol terbanyak berkat gol yang mereka cetak pada pertandingan tersebut, yakni Thomas Muller (Jerman, 2010), Davor Suker (Kroasia, 1998), Salvatore Schillaci (Italia, 1990), dan Leonidas (Brasil, 1938).

Sementara itu, Grzegorz Lato (Polandia, 1974), Eusebio (Portugal, 1966), dan Just Fontaine (Prancis, 1958) juga mencetak gol pada laga perebutan tempat ketiga. 

Namun, mereka tetap akan meraih Sepatu Emas meski tanpa tambahan gol dari pertandingan tersebut.

Dengan kondisi tersebut, persaingan menjadi top skor Piala Dunia 2026 dipastikan berlangsung hingga peluit akhir turnamen dibunyikan.

Seluruh mata kini tertuju pada duel Inggris kontra Prancis serta final Argentina melawan Spanyol yang akan menentukan siapa berhak membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi bagi para penyerang.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
golden boot Sepatu Emas kylian mbappe Piala Dunia 2026 lionel messi