Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lamine Yamal Tak Cetak Gol, tetapi Jadi Penentu! Aksi Cerdiknya Antar Spanyol Singkirkan Prancis

Rahmat Adhy Kurniawan • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB
Pedro Porro(kanan) dan Lamine Yamal usai laga lawan Prancis. (AP Photo/Abie Parr)
Pedro Porro(kanan) dan Lamine Yamal usai laga lawan Prancis. (AP Photo/Abie Parr)

RADAR SURABAYA – Lamine Yamal memang tidak mencetak gol saat Spanyol menaklukkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026.

Namun, bintang muda Barcelona itu tetap menjadi salah satu aktor utama di balik keberhasilan La Roja melaju ke partai final.

Penampilan cerdas Yamal menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Arlington, Texas, Rabu (15/7) WIB.

Berkat kecermatannya membaca situasi, Spanyol memperoleh hadiah penalti yang membuka jalan menuju kemenangan atas tim yang sebelumnya dijagokan menjadi juara.

Momen itu terjadi ketika bek Prancis Lucas Digne berusaha menyapu bola hasil sundulannya sendiri yang mengarah ke area berbahaya di dalam kotak penalti.

Melihat peluang tersebut, Yamal langsung melakukan tekanan.

Digne yang tidak menyadari keberadaan Yamal mengangkat kaki untuk menghalau bola.

Kakinya justru mengenai paha pemain berusia 19 tahun itu. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Baca Juga: Paradoks Didier Deschamps: Saat Prancis Bermain Indah, Justru Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Mikel Oyarzabal yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Tendangan kerasnya ke sudut kanan atas gawang pada menit ke-22 membawa Spanyol unggul 1-0.

Gol itu menjadi koleksi kelima Oyarzabal di Piala Dunia 2026 sekaligus mengukuhkannya sebagai top skor sementara Spanyol di turnamen tersebut.

Meski tidak mencatatkan gol maupun assist, kontribusi Yamal kembali menunjukkan bahwa pengaruhnya tidak selalu terlihat dalam statistik.

Sehari sebelum pertandingan, pelatih Luis de la Fuente memang telah menegaskan bahwa peran Yamal jauh lebih besar daripada sekadar mencetak gol.

"Tim ini memahami setiap momen pertandingan dengan sempurna," ujar De la Fuente seusai laga dikutip The Guardian

Menurutnya, kecerdasan membaca permainan menjadi salah satu kekuatan utama Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026. Hal itu kembali diperlihatkan Yamal dalam laga melawan Prancis.

Sementara itu, Oyarzabal menegaskan seluruh pemain memiliki tujuan yang sama, yakni mengutamakan kepentingan tim.

Baca Juga: Hat-trick Kemenangan! Spanyol Kembali Bungkam Prancis, Melaju ke Final Piala Dunia 2026

"Semua pemain memiliki arah dan ide yang sama. Setiap orang memberikan kemampuan terbaiknya demi kepentingan tim," kata Oyarzabal.

Yamal sendiri sebelumnya mengaku tidak pernah merasa terbebani dengan ekspektasi besar yang mengiringinya.

"Saya hanya bermain sesuai kemampuan saya. Saya selalu memberikan segalanya untuk tim. Ketika Anda sudah melakukan itu, tidak ada lagi tekanan," ujar pemain Barcelona tersebut.

Musim lalu, Yamal mencetak 16 gol untuk Barcelona, jumlah yang sama dengan Ferran Torres.

Namun, di Piala Dunia 2026, kontribusinya tidak hanya diukur dari produktivitas mencetak gol.

Kecerdasan mengambil keputusan, kemampuan membuka ruang, dan keberanian melakukan tekanan tinggi kembali menjadi faktor penting dalam keberhasilan Spanyol menembus final.

Kemenangan 2-0 atas Prancis sekaligus menghentikan langkah Kylian Mbappe dan kawan-kawan.

La Roja kini tinggal selangkah lagi untuk merebut gelar juara dunia dan akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Argentina dan Inggris pada partai final.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
final Spanyol lamine yamal Piala Dunia 2026