Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Breel Embolo Diusir usai VAR Ungkap Aksi Diving, Swiss Kehilangan Momentum Lawan Argentina

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 12 Juli 2026 | 10:23 WIB
Breel Embolo dianggap melakukan diving saat berduel dengan Paredes. (AP Photo/Ashley Landis)
Breel Embolo dianggap melakukan diving saat berduel dengan Paredes. (AP Photo/Ashley Landis)

RADAR SURABAYA – Timnas Swiss harus menghadapi situasi sulit saat bertemu Argentina pada babak perempat final Piala Dunia 2026.

Penyerang Breel Embolo menerima kartu merah setelah tinjauan Video Assistant Referee (VAR) menyimpulkan bahwa ia melakukan simulasi atau diving di kotak permainan.

Insiden terjadi pada babak kedua ketika Embolo terjatuh setelah berduel dengan gelandang Argentina, Leandro Paredes.

Wasit awalnya mengganjar Paredes dengan kartu kuning karena dianggap melakukan pelanggaran.

Namun, VAR kemudian meminta wasit meninjau ulang tayangan insiden tersebut. Hasil tayangan ulang memperlihatkan Embolo mulai menjatuhkan diri sebelum terjadi kontak dengan Paredes.

Berdasarkan hasil peninjauan, kartu kuning untuk Paredes dibatalkan. Sebaliknya, Embolo dinilai melakukan simulasi atau diving dan mendapat kartu kuning.

Karena sebelumnya penyerang Swiss itu sudah mengoleksi satu kartu kuning, ia otomatis menerima kartu merah akibat akumulasi kartu.

 Swiss pun harus melanjutkan pertandingan dengan hanya 10 pemain saat skor masih imbang 1-1.

Saat berita ini tayang kedua kesebelasan menjalankan laga babak perpanjangan waktu dan kedudukan masih imbang 1-1.

Keputusan tersebut menjadi pukulan telak bagi Swiss. Sebab, beberapa saat sebelumnya Dan Ndoye baru saja mencetak gol penyeimbang yang menghidupkan peluang tim asuhan Murat Yakin untuk menantang juara bertahan Argentina.

Insiden kartu merah Embolo juga menjadi salah satu momen paling kontroversial di Piala Dunia 2026.

Pengusiran itu mengubah jalannya pertandingan sekaligus memberi keuntungan bagi Argentina yang unggul jumlah pemain pada sisa laga.

Menurut regulasi FIFA, VAR dapat melakukan intervensi melalui protokol mistaken identity atau kesalahan identitas apabila wasit memberikan kartu kuning maupun kartu merah kepada pemain yang keliru.

Kasus Embolo menjadi yang kedua di Piala Dunia 2026 ketika keputusan kartu kuning diubah melalui mekanisme tersebut.

Keputusan ini kembali menegaskan peran penting VAR dalam memastikan ketepatan keputusan wasit pada pertandingan level tertinggi.(rak) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Breel Embolo #kartu merah #var