Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Norwegia vs Inggris: The Three Lions Harus Dominasi Penguasaan Bola, Bukan Andalkan Serangan Balik

Rahmat Adhy Kurniawan • Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:41 WIB
Lawan Norwegia, Inggria tidak boleh andalkan serangan balik seperti saat mengalahkan Meksiko. (BBC)
Lawan Norwegia, Inggria tidak boleh andalkan serangan balik seperti saat mengalahkan Meksiko. (BBC)

RADAR SURABAYA – Timnas Inggris diminta tidak mengulangi strategi serangan balik yang sukses digunakan saat menyingkirkan Meksiko ketika menghadapi Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026.

Mantan gelandang The Three Lions, Danny Murphy, menilai dominasi penguasaan bola akan menjadi kunci untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Inggris dijadwalkan menghadapi Norwegia di Hard Rock Stadium, Miami, Minggu (12/7) pukul 04.00 WIB.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki lini depan tajam.

Sebelumnya, Inggris memastikan langkah ke delapan besar setelah mengalahkan Meksiko dengan skor 3-2.

Dalam pertandingan tersebut, skuad asuhan Thomas Tuchel hanya mencatat penguasaan bola sebesar 33,2 persen, terendah sepanjang sejarah penampilan Inggris di Piala Dunia.

Meski minim menguasai bola, strategi serangan balik berjalan efektif. Kecepatan Bukayo Saka dan Anthony Gordon menjadi senjata utama, sementara Jude Bellingham tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol.

Baca Juga: Spanyol vs Belgia: Spanyol Ukir Rekor Pertahanan Terbaik, Unai Simon Belum Kebobolan

Namun, Murphy menilai pendekatan serupa tidak akan efektif ketika menghadapi Norwegia.

"Saya pikir Inggris mampu memainkan dua gaya permainan, dan itu merupakan keuntungan besar.

Namun, menguasai bola selalu menjadi pilihan yang lebih baik," kata Murphy kepada Sports Mole.

Menurutnya, kualitas pemain lini depan Inggris akan lebih maksimal apabila tim mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

"Dengan kualitas yang kami miliki di sektor menyerang, jika mampu mendominasi penguasaan bola, kami akan menciptakan lebih banyak peluang," ujarnya.

Murphy mengakui Inggris memiliki banyak pemain cepat yang berbahaya saat melakukan transisi, seperti Marcus Rashford, Anthony Gordon, Noni Madueke,

dan Bukayo Saka. Meski demikian, ia berharap tim tidak hanya bergantung pada serangan balik.

"Saya lebih ingin melihat Inggris menekan lebih tinggi, menguasai bola, dan membongkar pertahanan lawan. Saat melawan Norwegia,

saya melihat ada ruang untuk menyerang karena meski mereka terorganisasi dengan baik, lini belakang mereka masih bisa ditembus," katanya.

Pertahanan Norwegia Belum Meyakinkan

Data menunjukkan pertahanan Norwegia belum tampil solid sepanjang Piala Dunia 2026.

 Tim berjuluk Singa Utara itu belum pernah mencatat nirbobol dan sudah kebobolan sembilan gol dalam lima pertandingan.

Tak hanya itu, Norwegia juga selalu kebobolan dalam tujuh laga beruntun sejak bermain imbang tanpa gol melawan Swiss pada Maret lalu.

Di sisi lain, Inggris memiliki rata-rata penguasaan bola sebesar 58,1 persen sepanjang turnamen, tertinggi ke-10 dari 48 peserta.

Sementara Norwegia berada di peringkat ke-19 dengan rata-rata 53,1 persen.

Dominasi Bola Bisa Redam Haaland

Murphy juga menilai dominasi penguasaan bola akan menjadi cara paling efektif untuk membatasi pengaruh Erling Haaland.

Baca Juga: Enam Guru Besar Baru ITS Dikukuhkan, Hadirkan Inovasi Kecerdasan Buatan hingga Teknologi Ramah Lingkungan

Striker Manchester City tersebut tengah tampil tajam pada debutnya di Piala Dunia dengan koleksi tujuh gol, termasuk dua gol saat Norwegia menyingkirkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar.

Torehan itu membuat Haaland hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi dan Kylian Mbappe dalam persaingan memperebutkan Sepatu Emas.

Menurut Murphy, selama Inggris mampu menguasai bola, Haaland tidak akan mendapat banyak kesempatan menerima umpan dari Martin Odegaard, Antonio Nusa, Oscar Bobb, maupun Andreas Schjelderup.

Selain pertahanan Norwegia yang masih rapuh, performa lini depan Inggris juga terus meningkat setelah mampu mencetak sedikitnya dua gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Meski demikian, Thomas Tuchel tetap harus waspada. Inggris dikabarkan mendapat pukulan menjelang laga perempat final setelah salah satu pemain bertahannya mengalami cedera, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan lini belakang saat menghadapi Norwegia.(rak) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#norwegia vs inggris #danny Murphy #Erling Haaland #timnas inggris #Piala Dunia 2026